SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah menemukan bekas gergaji mesin pada kayu gelondongan yang ditemukan pascabanjir di Sumatra. Sigit menyatakan bekas gergaji itu ditemukan berdasarkan hasil penyelidikan awal dari tim yang telah mengecek langsung temuan kayu gelondongan di lokasi.
"Kami sudah diarahkan Kapolri untuk usut tuntas," kata seorang pamen Bareskrim Polri yang dihubungi Jumat (5/12).
Menurut Listyo, selain berbagai jenis kayu yang ikut hanyut, petugas juga menemukan sejumlah batang yang memperlihatkan bekas potongan gergaji mesin (chainsaw).
"Jadi yang jelas dari temuan tim di lapangan ada berbagai jenis kayu, namun kita dapati ada beberapa yang ada bekas potongan dari chainsaw ya," ujar Sigit di Mabes Polri, Kamis (4/12/2025).
Namun, Sigit tidak menjelaskan lebih jauh ihwal temuan bekas gergaji pada kayu tersebut. Dia hanya menyatakan bahwa bekas gergaji itu bakal menjadi bahan pendalaman oleh penyelidik
Di samping itu, pimpinan tertinggi Polri ini juga telah memerintahkan agar tim penyelidik menyusuri daerah sungai dari hulu ke hilir untuk membuat terang perkara ini
Tim sedang turun nanti bersama-sama dengan tim dari kehutanan untuk menyusuri dari daerah aliran sungai yang terdampak sampai dengan kita tarik ke hulu dan hilirnya. Saya kira itu," pungkasnya
Temuan yang dimaksud, terdapat beberapa bekas potongan gergaji mesin pada sejumlah kayu gelondongan tersebut.
"Jadi yang jelas dari temuan tim di lapangan ada berbagai jenis kayu, namun kita dapati ada beberapa yang ada bekas potongan dari chainsaw (gergaji mesin)," ungkapnya Kamis.
Menurut penjelasannya, temuan tersebut akan menjadi bahan pendalaman oleh penyelidik.
"Itu yang akan kita dalami," ujarnya.
Adapun dalam penyelidikan tersebut Polri bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut
Jenderal polisi bintang empat itu juga menuturkan kerja sama untuk mengusut kasus itu tidak hanya sebatas dengan tim dari Kemenhut.
Pihaknya membuka peluang untuk bekerja sama dengan tim dari instansi lainnya, untuk mempercepat pengusutan. n erc/jk/rmc
Editor : Moch Ilham