Tanggul Sungai Slumbung Tergerus, Belasan Rumah Warga di Jombang Terancam Ambruk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi rumah salah satu warga Dusun/Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, Jombang terancam ambruk usai kondisi tanggul Sungai Slumbung rusak tergerus air. SP/ JBG
Kondisi rumah salah satu warga Dusun/Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, Jombang terancam ambruk usai kondisi tanggul Sungai Slumbung rusak tergerus air. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Kondisi hujan yang terus menerus mengguyur Dusun/Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, Jombang mengakibatkan kondisi tanggul Sungai Slumbung  rusak tergerus air, lantaran air naik hingga arusnya menjadi deras.

Akibatnya, sebanyak belasan rumah warga di Dusun/Desa Penggaron tersebut terancam ambruk. Sehingga, warga berharap ada perhatian dari pemerintah memperbaiki tanggul.

”Kerusakan tanggul sudah berlangsung sejak lama. Ada sekitar 10–15 rumah yang terancam ambruk karena tanggulnya habis tergerus air sungai,” jelas Kepala Desa Penggaron, Riko Ret Hendrik, MInggu (07/12/2025).

Diketahui, tanda-tanda kerusakan telah muncul sejak lama. Setiap kali banjir terjadi, tanggul semakin terkikis. Terlebih, saat ini longsoran tanggul sungai juga semakin lebar dan semakin parah.

”Sudah berlangsung bertahun-tahun, dan setiap banjir kondisinya makin mengkhawatirkan,” ujarnya.

Sehingga, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) sejauh ini hanya mampu memberikan penanganan sementara berupa karung pasir untuk memperlambat erosi. Meski proposal perbaikan sudah diajukan ke instansi terkait, respons yang diharapkan belum juga turun.

“Usulan sudah kami kirimkan, tapi sampai hari ini belum ada tindak lanjut,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas membenarkan adanya sejumlah rumah yang rusak itu. Pihaknya, juga sudah beberapa kali turun ke lapangan melakukan asesmen. Pihaknya juga sudah bersurat kepada sejumlah instansi terkait untuk meminta penanganan segera.

“Karena sungai tersebut wewenang dari BBWS, kita sudah bersurat juga agar penanganan bisa dilakukan segera, karena posisinya semakin mengancam rumah warga,” pungkasnya. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Backstagers Indonesia Jawa Timur menyatakan sikap tegas terkait kasus hukum yang menimpa videografer asal K…

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…