SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto kembali mengukir prestasi gemilang bidang kesehatan di tingkat nasional. Kota berjuluk 'Spirit of Mojopahit' ini meraih penghargaan Capaian Persentase Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tertinggi Tingkat Kabupaten atau Kota Wilayah Regional 1 dari Kemenkes RI.
Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Mojokerto dalam memperkuat layanan kesehatan primer, khususnya melalui optimalisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Walikota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan, puskesmas, kader posyandu, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini aktif mendukung dan mensukseskan berbagai program kesehatan daerah.
Prestasi nasional ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperkuat upaya promotif dan preventif demi terwujudnya masyarakat Kota Mojokerto yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
“Alhamdulillah, pelaksanaan CKG di Kota Mojokerto sangat baik. Capaian kita bahkan sudah di atas target yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Ini menunjukkan antusiasme dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan,” tutur Ning Ita.
Ia pun menargetkan capaian 100 persen bagi seluruh warga Kota Mojokerto agar tidak ada satu pun yang tertinggal dari manfaat layanan kesehatan gratis ini.
Lebih lanjut, Ning Ita menjelaskan bahwa sejak lima tahun terakhir, Pemerintah Kota Mojokerto telah menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warganya, bahkan sebelum program nasional Cek Kesehatan Gratis dari Kementerian Kesehatan diluncurkan.
“Tanpa program CKG dari Kemenkes pun, warga Kota Mojokerto sudah rutin mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Ini bentuk komitmen kami dalam memberikan layanan kesehatan yang menyeluruh dan merata,” tambahnya.
Dengan semangat pelayanan yang terus ditingkatkan, Pemerintah Kota Mojokerto berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit semakin meningkat, demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas. dwi
Editor : Desy Ayu