Gubernur Khofifah Serahkan Penghargaan Pelayanan Publik 2025, Tegaskan Komitmen ASN Berintegritas

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan Penghargaan Pelayanan Publik, Akuntabilitas Kinerja, Zona Integritas, dan Budaya Kerja Tahun 2025 kepada perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim. Penyerahan penghargaan berlangsung di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (11/12/2025).

Penghargaan diberikan secara stationer oleh Gubernur Khofifah, didampingi Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPANRB Otok Kuswandaru. 

Total penghargaan yang diserahkan antara lain 1 Penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), 50 Penghargaan SAKIP terdiri atas 21 predikat AA dan 29 predikat A, 46 Penghargaan PEKPPP (25 predikat Prima dan 21 predikat Sangat Baik), 3 Penghargaan Perangkat Daerah Pembina Terbaik PEKPPP Unit Kerja, 3 Penghargaan Survei Kepuasan Masyarakat Terbaik, serta 11 Penghargaan Budaya Kerja.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa deretan apresiasi tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan cerminan komitmen ASN Jawa Timur dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Penghargaan WBK 2025 adalah amanah besar yang harus dijaga. Ini bukan hanya predikat, tetapi komitmen yang harus diwujudkan dalam tindakan dan integritas sehari-hari,” ujarnya.

Khofifah menekankan bahwa setiap perangkat daerah wajib memastikan program dan inovasi yang dijalankan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penurunan kemiskinan.

“Setiap program, termasuk yang teknis, harus memberi hasil nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Tahun 2025 disebut sebagai tonggak penting peningkatan kualitas layanan publik. Untuk pertama kalinya, Penilaian dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) dilakukan secara menyeluruh, meliputi perangkat daerah, UPT, cabang dinas, hingga satuan pendidikan.

“Ini fase penting. Semua unit pelayanan publik dievaluasi secara detail, dan pekerjaan besar ini harus menjadi budaya kerja, bukan rutinitas tahunan,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemprov Jatim dan Ombudsman RI menandatangani Nota Kesepakatan untuk memperkuat pengawasan layanan publik agar semakin cepat, transparan, dan bebas maladministrasi. MoU ditandatangani langsung oleh Gubernur Khofifah dan Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih.

Khofifah juga menyoroti pentingnya validasi data sebagai dasar setiap pengambilan keputusan dan respons terhadap aduan masyarakat.

“Banyak isu publik muncul karena ketidakakuratan informasi. Setiap data harus berbasis fakta lapangan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari agenda digitalisasi, acara turut dirangkai dengan penyerahan simbolis Kartu Identitas Digital (KID) ASN Jawa Timur. Inovasi ini diharapkan memperkuat efisiensi dan integrasi administrasi kepegawaian.

Di sisi lain, Pemprov Jatim bersama Bank Jatim juga menyerahkan dukungan sarana prasarana bagi kelompok rentan sebagai bagian dari perluasan layanan publik inklusif. Bantuan diserahkan melalui mock-up kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.

“Layanan publik adalah hak semua warga, termasuk kelompok rentan,” ujar Khofifah.

Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan publik tak hanya ditopang oleh sistem dan teknologi, tetapi juga karakter dan budaya kerja ASN.

“Perubahan layanan berawal dari perubahan budaya. Kultur BerAKHLAK harus hidup dalam keseharian ASN,” katanya.

Khofifah juga meminta perangkat daerah untuk terus beradaptasi dengan program strategis nasional agar implementasinya memberi manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur.

“Keberhasilan pelayanan publik bukan hanya hasil satu dinas, tetapi sinergi semua pihak. Kita semua harus berlari bersama agar reformasi birokrasi berjalan lebih baik dari tahun ke tahun,” pungkasnya. Byb

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…