Pemkab Tulungagung Fokus Turunkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Tulungagung, dr. Kasil Rokhmad. SP/ TLG
Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Tulungagung, dr. Kasil Rokhmad. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama kurun 2025, Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Tulungagung, tengah fokus menurunkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Penanganan tersebut akan terus dipantau dan dioptimalkan pada 2026 mendatang.

Kepala Dinas KBPPPA Tulungagung Kasil Rokhmad mengungkap jika, pada 2025 ini Dinas KBPPPA mencatat 68 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Jumlah ini lebih sedikit dibanding tahun 2023 yang berjumlah 93 kasus maupun tahun 2024 yang masih di atas 80 kasus.

Dari total 68 kasus tersebut, lanjut dia, rinciannya meliputi 16 kasus kekerasan fisik, empat kasus kekerasan psikis, 33 kasus kekerasan seksual, serta satu kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Dari data tersebut, menunjukkan jika terjadi tren penurunan. Pada 2023 tercatat 93 kasus, kemudian menurun pada 2024, hingga menjadi 68 kasus pada 2025.

"Tahun ini sepanjang Januari-November 2025, tren kasus sudah berhasil kami turunkan dibanding 2024. Tahun depan upaya ini (menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak) akan kami optimalkan lagi," kata Kepala Dinas KBPPPA Tulungagung Kasil Rokhmad, Selasa (16/12/2025).

Meski demikian ia menegaskan upaya pencegahan dan penanganan tetap diperkuat, terutama dengan membuka ruang pengaduan agar masyarakat berani melapor sejak dini, termasuk terhadap kasus yang dianggap ringan seperti perundungan dan perundungan verbal.

Pasalnya, mayoritas pelaku kekerasan diketahui merupakan orang terdekat korban, seperti keluarga atau lingkungan sekitar. Sehingga, dalam penanganannya, Dinas KBPPPA Tulungagung bekerja sama dengan Polres Tulungagung, Dinas Kesehatan, rumah sakit, serta memberikan pendampingan psikologis kepada korban.

"Kami dorong masyarakat berani melapor. Bullying atau body shaming tetap harus ditangani serius," ujarnya. tl-02/dsy

Berita Terbaru

Giat Jumat Berkah, Polres Blitar Hadirkan Beragam Layanan Gratis dan Dialog Kamtibmas untuk Masyarakat

Giat Jumat Berkah, Polres Blitar Hadirkan Beragam Layanan Gratis dan Dialog Kamtibmas untuk Masyarakat

Jumat, 04 Sep 2026 13:42 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar terus tingkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah, kalini di gelar di halaman Masjid Baitu…

HUT Kejaksaan, PMII Madiun Hadiahi Sapu dan Jebakan Tikus

HUT Kejaksaan, PMII Madiun Hadiahi Sapu dan Jebakan Tikus

Jumat, 04 Sep 2026 12:07 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:07 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bukan karangan bunga atau ucapan seremonial. Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Madiun memilih sapu dan jebakan ti…

PERINGATAN MAULID NABI Dinas Perpustakaan Dan Arsip Diwarnai Pisah Sambut Pimpinan  

PERINGATAN MAULID NABI Dinas Perpustakaan Dan Arsip Diwarnai Pisah Sambut Pimpinan  

Jumat, 04 Sep 2026 10:49 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW khidmat dan penuh kehangatan digelar Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) K…

Program Jember Home Care Jadi Primadona Baru, 82,3% Warga Puas dan Minta Diperluas Jangkauannya

Program Jember Home Care Jadi Primadona Baru, 82,3% Warga Puas dan Minta Diperluas Jangkauannya

Jumat, 04 Sep 2026 10:32 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Accurate Research and Consuliting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap kinerja Bupati Jember Gus…

Thariq Ungkap Fee Proyek 2,5 Miliar Saat Jadi Saksi Maidi

Thariq Ungkap Fee Proyek 2,5 Miliar Saat Jadi Saksi Maidi

Jumat, 04 Sep 2026 10:29 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:29 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah mengungkap dana fee proyek yang terkumpul di lingkungan dinasnya mencapai sekitar R…

27 Ton Bantuan Dikirim dari Jatim ke Flores, Logistik Akan Disebar ke Sejumlah Titik Bencana

27 Ton Bantuan Dikirim dari Jatim ke Flores, Logistik Akan Disebar ke Sejumlah Titik Bencana

Jumat, 04 Sep 2026 10:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:03 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Solidaritas masyarakat Jawa Timur untuk warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir. Sebanyak 62 m…