Pemdes Popoh Salurkan Bantuan BLT-DD ke 36 Keluarga Penerima Manfaat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Desa Popoh Sugini saat memberikan sambutan di depan para Keluarga Penerima manfaat(KPM). Kamis (18/12/2025). SP/ HIKMAH
Kepala Desa Popoh Sugini saat memberikan sambutan di depan para Keluarga Penerima manfaat(KPM). Kamis (18/12/2025). SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Popoh Kecamatan Wonoayu kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Bulan Oktober, November, dan Desember, Bantuan Sosial (Bansos) yang bersumber anggaran dari Dana Desa Tahun Anggaran (TA) 2025 tersebut disalurkan kepada 36 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akibat kurang mampu dan hilang pencaharian. 

Acara yang digelar di Pendopo Kantor Desa setempat Kamis (18/12/2025). Dihadiri oleh pendamping desa, Babinsa, Babinkamtibmas dan seluruh keluarga  penerima manfaat (KPM).

Kepala Desa Popoh Sugini mengatakan, bahwa penerima BLT -DD di Desa Popoh sebanyak 36 KPM yang telah memenuhi tiga kriteria, yakni, berpenghasilan rendah, belum mendapatkan Bansos dari pemerintah. 

Tidak mudah mencari warga dengan kriteria tersebut, sebab sebagian warga sudah mendapat Bansos lain dari pemerintah, seperti PKH, BPNT, JPS dan BST. Untuk itu sebagai bentuk kehati-hatian, pendataan daftar penerima kami lakukan dengan Musyawarah Desa. Prosesnya, setelah ada usulan dari RT, atau RW.

Tujuan utama pemerintah menyalurkan bansos ini supaya benar-benar manfaat. Sehingga warga masyarakat yang kehilangan mata pencaharian dan kurang mampu dapat memenuhi kebutuhannya.

Dan Pemerintah Desa masih membuka peluang apabila masih ada warga yang berhak mendapatkan bantuan sosial terkait  tapi ternyata masih belum tercover. Masyarakat bisa melakukan laporan dan usulan ke Pemdes, lalu laporan dan usulan tersebut akan diteruskan ke Pemkab Sidoarjo untuk diverifikasi.

Pantas atau tidak warga itu mendapat bantuan. Itu pun masih diverifikasi di tingkat kecamatan dan kabupaten. Penyaluran BLT-DD kepada keluarga penerima manfaat dilakukan selama 3 bulan. Sedangkan besar bantuan yang diberikan senilai Rp 900 ribu untuk setiap KPM. man/hik

Berita Terbaru

Perkuat Jaringan Nasional, Trafik Data Indosat Tumbuh Double Digit Selama Nataru 2025–2026

Perkuat Jaringan Nasional, Trafik Data Indosat Tumbuh Double Digit Selama Nataru 2025–2026

Kamis, 08 Jan 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 20:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mencatat peningkatan trafik data nasional yang signifikan sepanjang tahun 2025, seiring d…

Difitnah, Prabowo Mulai Kutip Ayat al-Qur'an

Difitnah, Prabowo Mulai Kutip Ayat al-Qur'an

Kamis, 08 Jan 2026 19:40 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, mulai mengutip ayat al-Qur'an berkaitan dengan fitnah. "Kemarin pada waktu retret, salah satu yang…

Prabowo Tertegun Hitung Medali Emas Martina, Atlit Triatlon

Prabowo Tertegun Hitung Medali Emas Martina, Atlit Triatlon

Kamis, 08 Jan 2026 19:37 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 19:37 WIB

Peraih Perak, Perunggu dan Pelatih Berbonus Total Rp 465 miliar      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir tiba me…

Hakim Ad hoc Walk Out saat Sidang, MA Janji Naikan Tunjangannya

Hakim Ad hoc Walk Out saat Sidang, MA Janji Naikan Tunjangannya

Kamis, 08 Jan 2026 19:33 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim ad hoc tindak pidana korupsi (tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Mahpudin, keluar atau walk out saat…

Jaksa Kejagung 'Marah' ke Nadiem dan Pengacaranya

Jaksa Kejagung 'Marah' ke Nadiem dan Pengacaranya

Kamis, 08 Jan 2026 19:31 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung, 'marah' ke  mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode …

Kementerian Haji Berada di Titik-titik Kritis

Kementerian Haji Berada di Titik-titik Kritis

Kamis, 08 Jan 2026 19:30 WIB

Kamis, 08 Jan 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak akui sekarang ini pihaknya berada di titik-titik kritis.  "Proses …