Komitmen Peduli Lingkungan, Muswil PKB Jatim Ganti Karangan Bunga dengan Bibit Pohon

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para kader dan simpatisan PKB di Jawa Timur diarahkan untuk mengganti karangan bunga dengan bibit pohon. SP/ RIKO
Para kader dan simpatisan PKB di Jawa Timur diarahkan untuk mengganti karangan bunga dengan bibit pohon. SP/ RIKO

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Agenda Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKB Jawa Timur yang digelar pada 19 Desember 2025 di Hotel JW Marriott Surabaya akan tampil berbeda dibandingkan pelaksanaan muswil sebelumnya.

Jika biasanya kegiatan partai politik identik dengan deretan karangan bunga ucapan selamat, pemandangan tersebut tidak akan terlihat dalam Muswil PKB Jatim kali ini. Bukan karena tidak ada ucapan selamat, melainkan karena cara penyampaiannya diubah dengan pendekatan yang lebih ramah lingkungan.

Dalam Muswil kali ini, para kader dan simpatisan PKB di Jawa Timur diarahkan untuk mengganti karangan bunga dengan bibit pohon. Bibit tersebut menjadi simbol ucapan selamat sekaligus wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Manager Steering Committee (SC) Muswil PKB Jatim, Thoriqul Haq, mengatakan bahwa pihaknya secara khusus mengimbau agar tidak ada pengiriman karangan bunga. Sebagai gantinya, ucapan selamat diwujudkan dalam bentuk bibit pohon yang memiliki manfaat jangka panjang.

“Kami sengaja mengimbau agar tidak ada karangan bunga. Ucapan selamat kami arahkan dalam bentuk bibit pohon. Selain lebih sederhana dan murah, manfaatnya juga jauh lebih besar bagi lingkungan,” ujar Thoriqul Haq yang akrab disapa Cak Thoriq.

Mantan Bupati Lumajang itu menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen PKB untuk menguatkan diri sebagai Green Party atau partai hijau. Menurutnya,PKB ingin menghadirkan politik yang tidak hanya berpihak pada rakyat, tetapi juga selaras dengan upaya menjaga kelestarian alam.

“PKB sudah mendeklarasikan diri sebagai green party. Ini adalah ikhtiar nyata kami untuk menebar manfaat dan kemaslahatan melalui politik ekologi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Cak Thoriq menegaskan bahwa PKB ingin menjadi kiblat pelestarian lingkungan di tengah tantangan pembangunan dan pesatnya kemajuan teknologi. Ia mengingatkan agar pembangunan tidak dilakukan dengan mengorbankan alam.

“Alam adalah rahmat. Jangan sampai dirusak dengan alasan apa pun. Alam harus dijaga agar tetap lestari untuk generasi mendatang,” pungkasnya. rko

Berita Terbaru

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Meski sebanyak 252 dari 307 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, telah rampung dibangun, namun untuk…

Beri Kepastian Hukum, Pemkab Banyuwangi Tetapkan Perda Perlindungan Pekerja Migran

Beri Kepastian Hukum, Pemkab Banyuwangi Tetapkan Perda Perlindungan Pekerja Migran

Kamis, 08 Okt 2026 15:05 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna menjamin perlindungan hukum, ekonomi, dan sosial bagi pekerja migran serta keluarganya, DPRD dan Pemerintah Kabupaten…

Kekeringan hingga Krisis Air Bersih, Warga di Jombang Rela Ambil Air Irigasi

Kekeringan hingga Krisis Air Bersih, Warga di Jombang Rela Ambil Air Irigasi

Kamis, 08 Okt 2026 14:58 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena kekeringan di musim kemarau mengakibatkan pasokan air menipis bahkan hingga krisis air bersih, salah satunya yang…

Gegara Bakar Sampah Nyaris Picu Kebakaran di Permukiman Sidomulyo Batu

Gegara Bakar Sampah Nyaris Picu Kebakaran di Permukiman Sidomulyo Batu

Kamis, 08 Okt 2026 14:52 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Lagi, insiden kebakaran hampir melanda kawasan padat permukiman Jalan Cemara Kipas, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Kali…

Perkuat Ekosistem Smart Integrated Farming, Pemkot Siapkan Tanah hingga Pasar

Perkuat Ekosistem Smart Integrated Farming, Pemkot Siapkan Tanah hingga Pasar

Kamis, 08 Okt 2026 14:44 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai upaya dalam menjaga daya tarik sekaligus nilai profitabilitas bagi para petani, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu perkuat…