Warga di Pasuruan Was-was, Musim Hujan Picu Ular dan Biawak Masuk Permukiman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses evakuasi ular piton di salah satu atap rumah warga. SP/ PSR
Proses evakuasi ular piton di salah satu atap rumah warga. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Musim hujan dengan intensitas tinggi membuat warga di Kota Pasuruan. Pasalnya, selain banjir, hujan deras juga turut memicu banyak hewan-hewan tersebut mencari tempat yang lebih aman dan tidak lembab. Dan berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, untuk jenis hewan yang paling sering dievakuasi adalah ular dan biawak.

"Ular dan biawak cenderung mencari tempat yang aman. Mereka tidak suka tempat basah, karena itu mereka bisa masuk ke pemukiman," jelas Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Pasuruan, Bambang Margo Santoso, Minggu (21/12/2025).

Bahkan, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) rata-rata menangani hingga sepuluh kejadian evakuasi hewan setiap bulan. Pihaknya juga mendata, sepanjang musim hujan Desember 2024 hingga Juli 2025 tercatat sebanyak 80 kejadian hewan masuk ke rumah warga. Puluhan kejadian tersebut didominasi oleh ular dan biawak.

"Selama November tahun ini, tercatat empat kejadian ular masuk rumah. Sementara kejadian biawak masuk rumah mencapai tujuh kali," pungkasnya.

Lebih lanjut, Bambang menegaskan masyarakat tidak perlu panik menghadapi kondisi tersebut. Ia mengimbau warga untuk melakukan langkah pencegahan sederhana agar hewan tidak mudah masuk ke dalam rumah.

"Usai keluar atau masuk ke rumah, sebaiknya pagar dan pintu depan ditutup rapat supaya lebih aman," terang Bambang. ps-01/dsy

Berita Terbaru

Pengusaha Pembuat Etalase dan Pasang CCTV Dibekuk Reskrim Polres Blitar kota

Pengusaha Pembuat Etalase dan Pasang CCTV Dibekuk Reskrim Polres Blitar kota

Jumat, 30 Jan 2026 16:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Surono alias Kebo (51) warga Kab Tulungagung ini, berakhir sudah sebagai pengusaha penjual Etalase dan pemasangan CCTV abal-abal,…

Polres Gresik Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Kebomas, Korban Dapat Pendampingan Psikologis

Polres Gresik Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Kebomas, Korban Dapat Pendampingan Psikologis

Jumat, 30 Jan 2026 15:54 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Polres Gresik melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak d…

ABC Day 2026: Siswa SD Almadany Gresik Tunjukkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini

ABC Day 2026: Siswa SD Almadany Gresik Tunjukkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini

Jumat, 30 Jan 2026 15:52 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Suasana halaman SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas, Gresik, tampak berbeda pada Jumat (30/1/2026). Riuh suara s…

Ombudsman RI Anugerahkan Opini Kualitas Tertinggi kepada Pemkab Gresik

Ombudsman RI Anugerahkan Opini Kualitas Tertinggi kepada Pemkab Gresik

Jumat, 30 Jan 2026 15:51 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik dalam penyelenggaraan pelayanan publik kembali mendapat pengakuan nasional. Ombudsman Republik I…

Diduga Sarat Kejanggalan, BPN Gresik Diminta Bongkar Warkah SHGB Pabrik Mie Sedap

Diduga Sarat Kejanggalan, BPN Gresik Diminta Bongkar Warkah SHGB Pabrik Mie Sedap

Jumat, 30 Jan 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Penerbitan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 01914 di kawasan Pabrik Mie Sedap, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten G…

Revitalisasi Khidmah Nahdlatul Ulama Menuju Abad Kedua

Revitalisasi Khidmah Nahdlatul Ulama Menuju Abad Kedua

Jumat, 30 Jan 2026 14:17 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 14:17 WIB

Memasuki abad keduanya, Nahdlatul Ulama (NU) menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan masa kelahirannya. Oleh karena itu, penting melakukan…