Enam Sindikat Peredaran Narkoba Rp 60 Miliar Ditangkap di Konser DWP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso saat memimpin konferensi pers kasus pengungkapan narkoba menjelang DWP 2025 di Bali, Senin (22/12/2025).
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso saat memimpin konferensi pers kasus pengungkapan narkoba menjelang DWP 2025 di Bali, Senin (22/12/2025).

i

SURABAYAPAGI.COM, Denpasar - Konser Djakarta Warehouse Project (DWP) di yang diselenggarakan di GWK Cultural Park, Bali, pada 12-14 Desember 2025, bikin catatan buruk terkait narkotika.

Dalam operasi saat konser, tim menyita barang bukti, antara lain: 31.009,53 gram sabu, 956,5 butir ekstasi, 23,59 gram ekstasi serbuk, 135 gram Happy Water, 1.077,72 gram ketamin, 33,12 gram kokain, 21,09 gram MDMA, 36,92 gram ganja, dan 3,5 butir Happy Five.

Bareskrim Polri, menangkap enam sindikat peredaran narkoba senilai Rp 60 miliar dari berbagai wilayah. Sindikat itu rencananya akan mengedarkan narkoba di Djakarta Warehouse Project (DWP) di Bali yang terselenggara para tanggal 12-14 Desember 2025.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan bahwa penindakan tersebut merupakan komitmen Polri dalam menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat dari ancaman peredaran gelap narkoba. Kegiatan dengan mobilitas tinggi dan pengunjung lintas negara ini berpotensi dimanfaatkan jaringan narkoba dengan sasaran wisatawan dan pengunjung konser.

"Langkah ini merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba, sekaligus menjaga citra Indonesia di mata internasional," kata Brigjen Eko Hadi dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (22/12/2025).

Penindakan ini dilaksanakan sebagai bentuk pencegahan, di mana pengalaman pada event DWP sebelumnya terdapat sejumlah oknum pengunjung yang menyalahgunakan narkoba serta adanya dugaan peredaran narkoba di festival tersebut. Kondisi tersebut menuntut langkah pencegahan dan penegakan hukum yang profesional sesuai ketentuan perundang-undangan, melalui sinergi Subdit IV dan Satgas NIC (Narcotics Investigation Center) Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dengan Bea Cukai Kanwil Bali, NTB, dan NTT.

Atas dasar tersebut, tim gabungan Subdit IV, Satgas NIC, dan Bea Cukai Bali di bawah pimpinan Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Handik Zusen, Kombes Awaludin Amin, melakukan upaya pencegahan dengan melakukan undercover. Hasil penyelidikan diketahui adanya narkoba yang akan diedarkan dalam event DWP di Bali, sehingga tim bergerak dan menyelidiki jaringan dimaksud.

"Total ada 17 tersangka yang diamankan, termasuk satu orang WNA," imbuhnya.

Para tersangka ditangkap dalam operasi di beberapa lokasi berbeda di kawasan Bali, pada kurun waktu 9-11 Desember 2025.  n erc/rmc

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…