Per Tahun 2026, Lamongan Targetkan Penurunan Angka Kemiskinan 11,95 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Lamongan Dirham Akbar Aksara (tengah) saat memimpin rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah di Lamongan. SP/ LMG
Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Lamongan Dirham Akbar Aksara (tengah) saat memimpin rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah di Lamongan. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Melalui penguatan program lintas sektor yang diarahkan agar lebih tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menargetkan penurunan angka kemiskinan menjadi 11,95 persen pada Tahun 2026.

Pasalnya, percepatan pengentasan kemiskinan tersebut menjadi prioritas daerah yang sejalan dengan agenda strategis nasional, sekaligus untuk memastikan efektivitas program yang telah berjalan.

Hal itu berlandaskan data pemerintah daerah, diketahui angka kemiskinan di Kabupaten Lamongan menunjukkan tren penurunan dari 12,42 persen pada 2023 menjadi 12,16 persen pada 2024, serta kembali menurun menjadi 12,03 persen pada 2025.

“Pengentasan kemiskinan merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keenam terkait pembangunan dari desa dan pemerataan ekonomi untuk pemberantasan kemiskinan,” jelas Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Lamongan Dirham Akbar Aksara, Rabu (07/06/2026).

Lebih lanjut, Dirham menjelaskan target 2026 ditetapkan dengan mempertimbangkan capaian penurunan kemiskinan dalam beberapa tahun terakhir yang menunjukkan hasil positif dari pelaksanaan berbagai program daerah.

Untuk mendukung pencapaian tersebut, lanjutnya, Pemkab Lamongan menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya penguatan layanan kesehatan ibu hamil dan bayi baru lahir, penyediaan transportasi rujukan persalinan, peningkatan pelayanan gizi masyarakat, serta pencegahan dan penanganan penyakit menular maupun tidak menular.

Selain sektor kesehatan, upaya pengentasan kemiskinan juga diperkuat melalui penyediaan infrastruktur ketahanan pangan, edukasi konsumsi pangan beragam, pemanfaatan pekarangan untuk pangan. lm-01/dsy

 

Berita Terbaru

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Backstagers Indonesia Jawa Timur menyatakan sikap tegas terkait kasus hukum yang menimpa videografer asal K…

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…