SBY Cemas PD III, PKS Anggap Bukan Apokaliptik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR Fraksi PKS, Sukamta menyoroti pernyataan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang cemas atas dinamika geopolitik global hingga kekhawatiran adanya Perang Dunia III. Menurut Sukamta, pernyataan itu patut dibaca sebagai peringatan dini.

"Pernyataan Pak Susilo Bambang Yudhoyono tentang kemungkinan terjadinya Perang Dunia III patut dibaca sebagai peringatan dini, bukan ramalan apokaliptik (wahyu ilahi tentang akhir zaman-red), Dengan merujuk pada pola menjelang Perang Dunia I dan II, Pak SBY mengingatkan bahwa perang besar kerap lahir bukan dari satu peristiwa tunggal, melainkan dari akumulasi konflik yang dibiarkan tanpa pengendalian," kata Sukamta kepada wartawan, Selasa (20/1/2025).

Sukamta menuturkan seruan SBY agar Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bergerak relevan. Sebagai forum global, PBB dinilai bisa mencegah bahkan menurunkan eskalasi konflik sehingga tidak membesar.

"Dalam konteks ini, seruan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa bergerak menjadi relevan. PBB mungkin tidak sempurna dan kerap tersandera rivalitas kekuatan besar, namun hingga kini ia tetap menjadi satu-satunya forum global yang memiliki legitimasi untuk mencegah eskalasi konflik secara kolektif. Ketika mekanisme multilateral melemah, risiko salah hitung dan salah tafsir antarnegara justru membesar," ujarnya.

Dia menyampaikan perdamaian global bukan sekadar bicara soal kekuatan militer. Pentingnya keberanian politik serta dialog antar berbagai negara juga diperlukan.

"Kecemasan Pak SBY seharusnya mendorong refleksi bersama, bahwa menjaga perdamaian global bukan hanya soal kekuatan militer, melainkan juga keberanian politik untuk menahan diri, membuka dialog, dan memperkuat diplomasi preventif. Dunia belum berada di titik tanpa jalan kembali, tetapi waktu untuk bertindak jelas tidak lagi longgar," imbuhnya.

 

SBY Sampaikan Kecemasan

SBY sebelumnya menyampaikan kecemasannya atas dinamika geopolitik global beberapa bulan terakhir. Ia khawatir Perang Dunia III akan terjadi.

SBY menyampaikan pandangannya lewat akun X-nya, @SBYudhoyono, seperti dilihat detikcom, Senin (19/1/2026). Ia mulanya menyinggung pengalamannya dalam mendalami geopolitik dunia puluhan dekade ini.

"Tiga tahun ini, saya mengikuti perkembangan dunia. Terlebih dinamika global bulan-bulan terakhir ini. Sebagai seseorang yang puluhan tahun memperhatikan dan mendalami geopolitik, perdamaian dan keamanan internasional, serta sejarah peperangan dari abad ke abad, terus terang saya khawatir. Cemas dan khawatir kalau sesuatu yang buruk akan terjadi. Cemas kalau dunia mengalami prahara besar. Apalagi kalau prahara besar itu adalah Perang Dunia III," kata SBY.

Ia menilai sangat mungkin konflik yang terjadi di dunia akan berujung pada Perang Dunia III. Dia menyebutkan pola yang terjadi belakangan sama seperti yang pernah terjadi pada Perang Dunia I (1914-1918) dan Perang Dunia II (1939-1945).

 

Pemimpin-pemimpin Haus Perang

"Sangat mungkin Perang Dunia III terjadi. Meskipun, saya tetap percaya hal yang sangat mengerikan ini bisa dicegah. Tapi, day by day, ruang dan waktu untuk mencegahnya menjadi semakin sempit. Situasi dunia menjelang terjadinya Perang Dunia I (1914-1918) dan Perang Dunia II (1939-1945) memiliki banyak kesamaan dengan situasi saat ini," jelas SBY.

"Misalnya, munculnya pemimpin-pemimpin kuat yang haus perang, terbentuknya persekutuan negara yang saling berhadapan, pembangunan kekuatan militer besar-besaran termasuk penyiapan ekonomi dan mesin perangnya, serta geopolitik yang benar-benar panas. Sejarah juga mencatat, bahwa meskipun sudah ada tanda-tanda nyata bakal terjadinya perang besar, tetapi sepertinya kesadaran, kepedulian, dan langkah nyata untuk mencegah peperangan itu tidak terjadi," lanjut dia. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Parade Surabaya Juang 2026, Pemkot Surabaya Bakal Libatkan 2.150 Peserta

Parade Surabaya Juang 2026, Pemkot Surabaya Bakal Libatkan 2.150 Peserta

Rabu, 28 Okt 2026 13:10 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Parade Surabaya Juang 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal melibatkan 2.150 peserta dari berbagai unsur seperti…

Kedapatan Jadi Mandor Proyek di Ngawi, Dua WNA Tiongkok Dideportasi

Kedapatan Jadi Mandor Proyek di Ngawi, Dua WNA Tiongkok Dideportasi

Rabu, 28 Okt 2026 13:08 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua warga negara asing (WNA) asal Tiongkok berinisial JL dan JZ dideportasi setelah kedapatan menjadi mandor proyek pembangunan di K…

Aktif Lindungi Masyarakat Pekerja Bersama BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS Ponorogo Masuk 10 Terbaik Jatim

Aktif Lindungi Masyarakat Pekerja Bersama BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS Ponorogo Masuk 10 Terbaik Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 13:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo masuk dalam 10 BAZNAS kabupaten/kota terbaik di Jawa Timur atas…

Pemkab Magetan Kucurkan Rp3,8 Miliar Antisipasi Banjir saat Musim Hujan

Pemkab Magetan Kucurkan Rp3,8 Miliar Antisipasi Banjir saat Musim Hujan

Rabu, 28 Okt 2026 12:59 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam mengurangi risiko banjir saat musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, mengalokasikan anggaran Rp3,8…

Harga Pangan di Pasar Wonokromo Relatif Stabil, BHS Soroti Ayam Rp35.000 per Kilogram

Harga Pangan di Pasar Wonokromo Relatif Stabil, BHS Soroti Ayam Rp35.000 per Kilogram

Rabu, 28 Okt 2026 12:57 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 12:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII Bambang Haryo Soekartono menyoroti tingginya harga ayam di Pasar Wonokromo, Surabaya, meski sejumlah k…

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes P2KB Tuban Evaluasi Program KIA

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes P2KB Tuban Evaluasi Program KIA

Rabu, 28 Okt 2026 12:50 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai upaya dalam memastikan pelayanan keselamatan ibu selama kehamilan dan persalinan serta kesehatan bayi berjalan optimal, Dinas…