Ditarget Rampung Agustus, Sekolah Rakyat Permanen di Banyuwangi Berkapasitas 1.000 Siswa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Desain gedung Sekolah Rakyat permanen di Banyuwangi, jawa Timur. SP/ BYW
Desain gedung Sekolah Rakyat permanen di Banyuwangi, jawa Timur. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur melaporkan progres pembangunan Sekolah Rakyat permanen standar internasional yang ditargetkan rampung pada Agustus 2026 yang dibangun oleh Kementerian PU di atas lahan seluas 7 hektare di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar.

Gedung sekolah rakyat yang memiliki kapasitas 1.000 siswa tersebut digagas Presiden Prabowo Subianto untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu,  dengan arsitektur ruang yang sehat dan nyaman dan mempertimbangkan aspek bangunan ramah lingkungan hingga integrasi teknologi untuk praktik pendidikan yang inovatif.

"Bangunan Sekolah Rakyat permanen sudah mulai dibangun, harapan kami pembangunan sekolah yang dirancang standar internasional ini berjalan lancar," ujarnya, Jumat (23/01/2026).

Lebih lanjut, berbagai fasilitas yang akan dibangun di antaranya gedung sekolah, asrama putra dan putri masing-masing untuk jenjang SD, SMP dan SMA. Selain itu, juga terdapat fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola, basket dan atletik hingga gedung ibadah dan aula, nantinya pula mengakomodir arsitektur khas Banyuwangi.

"Targetnya Sekolah Rakyat ini akan selesai Agustus tahun ini, nanti siswa yang ada saat ini akan pindah, semoga sekolah ini membuat anak-anak betah dan semangat belajar karena sekolahnya didesain aman, nyaman dengan fasilitas yang lengkap," katanya.

Diketahui saat ini, di Banyuwangi sudah berdiri dua Sekolah Rakyat yang menempati bangunan sementara, yakni Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 (SRT 2) Gedung Balai Diklat PNS di Kecamatan Licin, dan telah beroperasi sejak Juli 2025, dan di sekolah tersebut untuk jenjang SD-SMA dengan jumlah siswa 125 orang.

Selain itu, terdapat Sekolah Rakyat Terintegrasi 46 (SRT 46) yang berada di kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Kecamatan Muncar. Sekolah Rakyat yang diresmikan pada September 2025, memiliki jenjang mulai SD-SMA dengan jumlah siswa sebanyak 73 orang. by-01/dsy

Berita Terbaru

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Harapan petani Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung untuk meningkatkan hasil pertanian akhirnya terwujud. Pada Kamis (25/6) Dinas P…

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…