KPK Geledah Ruko di Kota Madiun, Diduga Terkait OTT Maidi 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penggeledahan di sebuah ruko yang berlokasi di Jalan Jenderal S. Parman, Kecamatan Kartoharjo, Senin (26/1/2026). 
Penggeledahan di sebuah ruko yang berlokasi di Jalan Jenderal S. Parman, Kecamatan Kartoharjo, Senin (26/1/2026). 

i

SURABAYA PAGI, Madiun – Penyidikan kasus operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Madiun belum menunjukkan tanda melambat.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan, kali ini di sebuah ruko yang berlokasi di Jalan Jenderal S. Parman, Kecamatan Kartoharjo, Senin (26/1/2026). 

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pengusutan perkara tidak berhenti pada kediaman para tersangka. Sejak OTT yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, penyidik KPK secara bertahap memperluas radius pemeriksaan ke berbagai titik yang diduga berkaitan dengan praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

Sebelumnya, KPK telah menggeledah rumah pribadi Maidi, rumah Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta sejumlah lokasi lain yang disinyalir memiliki kaitan dengan pengelolaan proyek dan aliran dana. Kini, sebuah ruko diduga milik atau digunakan pihak swasta kembali masuk dalam radar penyidik.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB, empat kendaraan operasional KPK terparkir di sekitar lokasi. Sejumlah penyidik terlihat keluar masuk ruko berwarna kuning bernomor 10, yang sejak siang dijaga ketat.

Sumber yang dihimpun menyebutkan, ruko tersebut diduga terkait dengan rekanan usaha Pemkot Madiun. Penggeledahan ini diperkirakan berkaitan dengan penelusuran dugaan permintaan imbalan atau fee dalam proses perizinan usaha, termasuk sektor perhotelan, minimarket, dan waralaba, sebagaimana terungkap dalam konstruksi perkara OTT.

Sejak Rabu (21/1/2026), aktivitas penggeledahan KPK berlangsung secara beruntun. Pola tersebut mengindikasikan penyidik tengah membongkar jaringan serta memetakan peran aktor-aktor yang diduga terlibat dalam praktik pemerasan dan gratifikasi. (man)

 

Berita Terbaru

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Kapolres Polwan, Cekatan Atasi Banjir di Bekasi

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bekasi - Kapolres Metro Bekasi Kombes (Polwan) Sumarni, istri Direktur Penyidikan KPK Brigjen Polisi Asep Guntur Rahayu , tampak cekatan…

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Ammar Zoni Merasa Lelah Mental, Terlibat Narkoba

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ammar Zoni, aktor yang terlibat narkoba, masih menjalani sidang dugaan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba. Usai menjalani…