Fokus Perbaiki Kerusakan 7 Fasum, Pemkab Ponorogo Butuh Anggaran Rp15 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu jembatan yang rusak di Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG
Salah satu jembatan yang rusak di Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka memperbaiki sejumlah jembatan rusak imbas bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ponorogo, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengambil langkah lanjut dan fokus memperbaiki sedikitnya tujuh fasilitas umum yang mengalami kerusakan cukup parah. 

Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, pihaknya mengestimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk penanganan kerusakan pascabencana tersebut pada beberapa waktu terakhir.

Sementara itu, dapat dirinci sejumlah jembatan yang rusak tersebut meliputi tiga jembatan di Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, jalan amblas di Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, jembatan di Desa Bancar dan Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, serta talut amblas di Desa Paringan, Kecamatan Jenangan.

"Kerusakan fasum ini akibat bencana hidrometeorologi. Anggaran yang kami hitung itu untuk perbaikan total," ujar Kepala DPUPKP Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo, Rabu (28/01/2026).

Lebih lanjut, meski terdapat keterbatasan anggaran membuat pihaknya tidak bisa langsung melakukan perbaikan permanen di seluruh titik secara bersamaan. Sehingga, pihak DPUPKP harus menentukan skala prioritas penanganan.

"Karena ini bukan anggaran yang kecil, nanti akan kami pilah mana yang harus ditangani darurat dan mana yang bisa diperbaiki secara permanen," jelasnya.

Ia mencontohkan, kondisi di Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, yang memiliki tiga jembatan rusak dalam satu kawasan. Kerusakan tersebut bahkan nyaris mengisolir sekitar 500 warga di dua dusun, yakni Dusun Mijil dan Dusun Mingging.

Sehingga, terkait skema perbaikan, Jamus menyebut DPUPKP masih menyusun teknis pekerjaan. Opsi penanganan mulai dari perbaikan permanen hingga penanganan darurat dengan konstruksi baja yang memungkinkan dilintasi kendaraan roda empat.

"Kami masih mengkaji, mengingat keterbatasan anggaran BTT kabupaten. Sebagian titik juga akan kami usulkan ke Provinsi," ungkap Jamus. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Lahan Tebu Seluas 1,4 Hektare di Tulungagung Terbakar Gegara Kotoran Manusia

Lahan Tebu Seluas 1,4 Hektare di Tulungagung Terbakar Gegara Kotoran Manusia

Minggu, 06 Sep 2026 15:03 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kebakaran lahan kembali terjadi, kali ini melanda lahan tebu seluas 1,5 hektare di persawahan Dusun Ngledok, Desa Bungur,…

Gus Bupati Serahkan Hadiah Undian Pajak, Ada Motor dan Tabungan

Gus Bupati Serahkan Hadiah Undian Pajak, Ada Motor dan Tabungan

Minggu, 06 Sep 2026 14:54 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Lima unit sepeda motor, empat tabungan masing-masing Rp10 juta, dan satu sepeda gunung menjadi hadiah bagi wajib pajak patuh di…

Peringatan Ulambana di Luar Vihara, MBI Jatim dan Grand Heaven Surabaya Perkuat Tradisi Penghormatan Leluhur

Peringatan Ulambana di Luar Vihara, MBI Jatim dan Grand Heaven Surabaya Perkuat Tradisi Penghormatan Leluhur

Minggu, 06 Sep 2026 14:47 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 14:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Jawa Timur bersama Grand Heaven Surabaya menggelar peringatan Hari Ulambana, Sabtu (…

Dibangun Semi Modern 3 Lantai, Pasar Kota Bojonegoro Bakal Jadi Ikon Baru

Dibangun Semi Modern 3 Lantai, Pasar Kota Bojonegoro Bakal Jadi Ikon Baru

Minggu, 06 Sep 2026 14:40 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro dipastikan bakal menjadi ikon baru lantaran dirancang menjadi tiga lantai dan akan dilengkapi…

Pemkot Madiun Bakal Dialihfungsikan Tanah Bengkok Jadi Area Pemakaman Baru

Pemkot Madiun Bakal Dialihfungsikan Tanah Bengkok Jadi Area Pemakaman Baru

Minggu, 06 Sep 2026 13:46 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti fenomena keterbatasan lahan makam umum di sejumlah wilayah Kota Madiun mulai menipis, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Pemkab Magetan Dorong Ekonomi Berbasis Potensi Lokal Lewat Kampung Susu Lawu

Pemkab Magetan Dorong Ekonomi Berbasis Potensi Lokal Lewat Kampung Susu Lawu

Minggu, 06 Sep 2026 13:33 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai langkah strategis untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, khususnya sektor peternakan dan…