Temukan Dua Kasus PMK, Dispangtan Kota Malang Tegaskan Sudah Ditangani dan Sembuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kadispangtan Kota Malang Slamet Husnan bersama Bidang Peternakan mengecek hewan ternak sapi. SP/ MLG
Kadispangtan Kota Malang Slamet Husnan bersama Bidang Peternakan mengecek hewan ternak sapi. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sejak awal Januari 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melaporkan adanya temuan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang awal sebaran kasus PMK tersebut muncul di wilayah Kelurahan Tasikmadu Kecamatan Lowokwaru. 

Diketahui, untuk temuan dua kasus PMK di Kota Malang menyerang sapi milik peternak dengan ciri-ciri mulut mengeluarkan air liur dan ditemukan luka pada kuku. Meski demikian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang Slamet Husnan menegaskan jika temuan dua kasus PMK tersebut telah ditangani dengan baik dan saat ini sudah dinyatakan sembuh.

"Ada dua kasus, Alhamdullilah sudah berhasil ditangani dan sudah dinyatakan sembuh. Kasusnya di Kelurahan Tasikmadu Kecamatan Lowokwaru," kata Slamet, Kamis (29/01/2026).

Lebih lanjut, temuan kasus PMK bisa tertangani dengan cepat karena tim dari Dispangtan setempat langsung mengambil tindakan intensif, dengan melakukan pemberian antibiotik dan vitamin pada hewan ternak yang terpapar penyakit itu.

Agar kejadian serupa tak terulang, Dispangtan Kota Malang mengintensifkan serangkaian upaya pencegahan, mulai dari penyemprotan cairan desinfektan di kandang ternak milik peternak hingga terus memastikan distribusi hewan ternak yang masuk ke wilayah setempat dipastikan telah memiliki surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).

Selain itu, pihaknya juga memaksimalkan penyuntikan vaksin anti PMK bagi sapi milik peternak. Dimana, Kota Malang telah menerima sebanyak 1.000 dosis vaksin PMK dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Sementara itu, terkait pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bertahap. Apabila vaksin sudah habis Dispangtan Kota Malang akan mengajukan usulan pengalokasiaan vaksin tambahan ke Pemprov Jawa Timur.

"Februari mulai dilakukan vaksinasi. Vaksin dari provinsi itu kan dibagi ke daerah lain di Jawa Timur," tuturnya. ml-02/dsy

Berita Terbaru

Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Pastikan Perubahan APBD 2026 

Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Pastikan Perubahan APBD 2026 

Minggu, 19 Jul 2026 15:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan Perubahan Anggaran…

Pangkas Waktu Lebih Cepat, Petani Trenggalek Pakai Drone Untuk Semprot Sawah

Pangkas Waktu Lebih Cepat, Petani Trenggalek Pakai Drone Untuk Semprot Sawah

Minggu, 19 Jul 2026 15:19 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Penerapan teknologi kini mulai dirasakan di sektor pertanian. Bagaimana tidak, baru-baru ini para petani di Kabupaten Trenggalek…

Mulai Pilah dari Rumah, Pemkab Catat Produksi Sampah di Jombang Tembus 530 Ton per Hari

Mulai Pilah dari Rumah, Pemkab Catat Produksi Sampah di Jombang Tembus 530 Ton per Hari

Minggu, 19 Jul 2026 15:01 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti produksi sampah di Kabupaten Jombang mencapai sekitar 530 ton per hari, saat ini masalah tersebut telah menjadi…

Sepi Pembeli, Harga Daging Sapi di Pasar Porong Tembus hingga Rp140 Ribu/Kg

Sepi Pembeli, Harga Daging Sapi di Pasar Porong Tembus hingga Rp140 Ribu/Kg

Minggu, 19 Jul 2026 14:01 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pada umumnya, setelah Hari Raya Idul Adha harga daging umumnya cenderung turun karena pasokan melimpah. Namun tahun ini justru…

Usai MBG Kembali Beroperasi, Harga Ayam Melonjak di Kota Malang Alami Kenaikan

Usai MBG Kembali Beroperasi, Harga Ayam Melonjak di Kota Malang Alami Kenaikan

Minggu, 19 Jul 2026 13:51 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Diduga akibat beroperasinya kembali SPPG untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sejumlah komoditas khususnya harga…

Petani Meringis! Tanaman Sayur Busuk dan Mati Dampak Fenomena Embun Upas di Ijen Bondowoso

Petani Meringis! Tanaman Sayur Busuk dan Mati Dampak Fenomena Embun Upas di Ijen Bondowoso

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Kawasan Ijen, Bondowoso kembali diselimuti fenomena embun upas atau embun salju yang menciptakan pemandangan yang eksotis,…