SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka mendongkrak swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kelompok Tani (Poktan) di Probolinggo melakukan percepatan tanam padi melalui pemanfaatan alat mesin pertanian (alsintan) modern berupa rice transplanter di areal persawahan Desa Lemah Kembar
Diketahui, adanya rice transplanter yang merupakan bantuan dari Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo tahun 2025 menjadi bukti bahwa bantuan pemerintah tersebut benar-benar digunakan secara optimal oleh anggota kelompok tani.
"Mekanisasi pertanian menjadi salah satu kunci utama dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya pada sektor tanaman pangan," kata Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi, Rabu (04/02/2026).
Lebih lanjut, pemanfaatan alsintan modern mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di tengah keterbatasan lahan yang semakin berkurang, sehingga program ketahanan pangan itu salah satunya bisa didukung melalui mekanisasi pertanian.
"Dengan menggunakan alat-alat pertanian modern bisa menghemat tenaga, waktu hingga biaya produksi. Kebutuhan tenaga kerja lebih sedikit dan waktu tanam lebih singkat, sehingga berdampak pada peningkatan produktivitas dan efektivitas pertanian, terutama tanaman pangan," tuturnya.
Pihaknya berharap penerapan mekanisasi pertanian dapat mendorong peningkatan hasil produksi sekaligus kesejahteraan petani dan menilai Poktan Sedap Malam Tiga di Kecamatan Sumberasih itu sebagai salah satu kelompok tani andalan yang konsisten dan optimal dalam menjalankan program mekanisasi pertanian. Salain itu, pihaknya juga menekankan pentingnya perawatan alsintan agar usia pakainya lebih panjang dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu lama.
"Kami berharap produktivitas pertanian semakin baik. Dengan lahan yang tidak bertambah luas, mekanisasi menjadi solusi, dan ke depan, otomatis kesejahteraan petani juga bisa meningkat," katanya.
Sementara Ketua Poktan Sedap Malam Tiga, Amar Ma’ruf mengatakan modernisasi pertanian menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung tanam serempak dan pertanian berkelanjutan, sehingga hal itu merupakan bagian dari percepatan tanam padi melalui mekanisasi modern sebagai langkah menjaga pertanian yang berkelanjutan.
"Saya berharap adanya dukungan lanjutan, khususnya penambahan alsintan tanam roda empat agar program tanam serempak dapat berjalan optimal," ujarnya. pr-02/dsy
Editor : Redaksi