Tak Lagi Monoton, Disarpus Kota Kediri Hadirkan TransLiteria untuk Tingkatkan Minat Baca

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Membaca buku kini tak harus selalu dilakukan di ruang perpustakaan yang sunyi. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disarpus) Kota Kediri menghadirkan inovasi literasi bertajuk TransLiteria (Transportasi Literasi Ceria), sebuah konsep membaca sambil bepergian yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat.

Kepala Disarpus Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, mengatakan bahwa TransLiteria lahir dari keinginan untuk mematahkan kesan membaca yang monoton. Selama ini, membaca identik dengan suasana hening dan ruang tertutup. “Kami ingin menghadirkan pengalaman membaca yang berbeda, tidak hanya dilakukan di perpustakaan, tetapi juga di dalam moda transportasi,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).

Melalui pemanfaatan Bus Satria, Disarpus mengolaborasikan aktivitas membaca dengan perjalanan. Konsep ini terinspirasi dari kebiasaan masyarakat di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung yang membaca buku di MRT atau bus. Meski membaca di perjalanan tidak selalu bisa dilakukan dengan fokus penuh karena suara dan pemandangan sekitar, Chevy menilai pengalaman tersebut justru memberikan kesan tersendiri. “Paling tidak, ini memberi satu pengalaman baru yang menyenangkan bagi masyarakat,” katanya.

Inovasi TransLiteria tidak berhenti di bus. Ke depan, Disarpus Kota Kediri berencana berkolaborasi dengan PT KAI untuk menghadirkan kegiatan membaca bersama di kereta api. Rute seperti Blitar, Tulungagung, Jombang, hingga Malang telah masuk dalam rencana pengembangan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan disediakan satu gerbong khusus sebagai ruang membaca selama perjalanan.

Selain membaca, peserta juga diajak mengenal ruang-ruang literasi lain di Kota Kediri, salah satunya perpustakaan di kawasan Masjid Agung.

Chevy mengakui bahwa pelaksanaan perdana TransLiteria masih memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, Disarpus sangat terbuka terhadap masukan dan evaluasi dari peserta. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan sebulan sekali. “Kalau antusiasmenya bagus, frekuensi bisa kami tingkatkan menjadi dua minggu sekali dan armadanya pun bisa ditambah,” jelasnya.

Lahirnya inovasi ini juga dilatarbelakangi oleh keterbatasan ruang baca akibat beberapa fasilitas perpustakaan kota yang masih dalam proses perbaikan dan pembangunan. Dengan memanfaatkan transportasi sebagai ruang alternatif, Disarpus berupaya memperluas jangkauan layanan literasi agar lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Pada tahap awal, TransLiteria menyasar komunitas, khususnya generasi muda. Peserta perdana berasal dari Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Nasional (GPAN), Kediri Book Party, dan Remaja Masjid Agung. Ke depan, Disarpus berharap komunitas dapat bergerak secara mandiri, sementara pemerintah berperan sebagai fasilitator. Program ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga keluarga.

Antusiasme peserta pun terasa sejak kegiatan perdana. Nadia Sintia Rahmadani, perwakilan dari Kediri Book Party, mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman membaca yang berbeda. “Menurut saya kegiatannya seru, karena ini pertama kalinya membaca sambil menaiki transportasi. Membaca jadi tidak terasa membosankan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nahel Aniko Benisa Kaladisa El Arifa. Ia menilai konsep membaca sambil perjalanan mampu menarik minat baca, terutama bagi mereka yang sebelumnya kurang tertarik membaca buku. “Kalau membaca sambil jalan-jalan seperti ini, rasanya lebih santai dan menyenangkan. Ini bisa meningkatkan minat literasi,” katanya. 

Sebagai sebuah _pilot project,_ TransLiteria diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan budaya baca di Kota Kediri. Tidak hanya menarik masyarakat yang sebelumnya belum gemar membaca, tetapi juga memberikan pengalaman baru bagi para pembaca agar semakin kreatif dan berkembang. Dengan inovasi ini, Disarpus Kota Kediri menunjukkan bahwa literasi bisa tumbuh di mana saja bahkan di tengah perjalanan. Adv/kominfo

Tag :

Berita Terbaru

Krisis Integritas Bangsa, Kemendikti Apresiasi Model Pendidikan Pesantren 

Krisis Integritas Bangsa, Kemendikti Apresiasi Model Pendidikan Pesantren 

Minggu, 12 Jul 2026 18:50 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:50 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Krisis integritas dan moral dinilai masih menjadi tantangan besar bagi bangsa Indonesia di tengah melimpahnya sumber daya …

Perannya Semakin Menguat, Jumlah yang Aktif Capai 1.628 Koperasi

Perannya Semakin Menguat, Jumlah yang Aktif Capai 1.628 Koperasi

Minggu, 12 Jul 2026 18:20 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan bersinergi dengan berbagai pihak, terus mengupayakan untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan…

Ritel Lesu, Hippindo Minta Stimulus Pemerintah Jaga Daya Beli

Ritel Lesu, Hippindo Minta Stimulus Pemerintah Jaga Daya Beli

Minggu, 12 Jul 2026 18:14 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pelaku usaha ritel mulai merasakan perlambatan konsumsi masyarakat setelah berakhirnya momentum belanja Natal dan Tahun Baru (Nataru) s…

Resmi Kukuhkan Pengurus, MUI Jatim Komitmen Dakwah Digital dan Kesehatan Mental Masyarakat

Resmi Kukuhkan Pengurus, MUI Jatim Komitmen Dakwah Digital dan Kesehatan Mental Masyarakat

Minggu, 12 Jul 2026 18:09 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur resmi mengukuhkan kepengurusan masa khidmat 2025–2030 di Gedung Negara Grahadi, Sur…

Tak Sekadar Donasi, Ali Zainal Utamakan Keikhlasan dan Harmoni

Tak Sekadar Donasi, Ali Zainal Utamakan Keikhlasan dan Harmoni

Minggu, 12 Jul 2026 18:07 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pengusaha asal Pamekasan, Madura, Ali Zainal Abidin memberikan klarifikasi terkait dinamika penyaluran bantuan sosial yang dikelola Y…

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu meningkatnya harga gabah kering panen (GKP) maupun gabah kering giling (GKG) di tingkat petani, membuat harga beras premium…