Tim Labmino UI Kembangkan RunSight, Kacamata Pintar AI untuk Pelari Disabilitas Visual

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Jakarta – Setelah dinobatkan sebagai Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador, Tim Labmino dari Universitas Indonesia mengungkap proses di balik pengembangan RunSight, sebuah prototipe kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang sebagai pemandu lari virtual bagi penyandang disabilitas visual.

Inovasi ini lahir dari proses riset yang tidak hanya mengandalkan kemampuan teknologi, tetapi juga pendekatan empati terhadap kebutuhan pengguna.

Melalui program Samsung Solve for Tomorrow, tim memperoleh kesempatan untuk mengembangkan gagasan secara sistematis, mulai dari identifikasi masalah, pembuatan prototipe, hingga pengujian langsung di lapangan. 

Bagi Tim Labmino, program tersebut menjadi ruang pembelajaran yang menghubungkan riset akademik dengan solusi praktis yang dapat diterapkan secara nyata.

Pengembangan RunSight bermula dari upaya mencari solusi navigasi bagi penyandang disabilitas visual.

Namun setelah melakukan observasi serta wawancara dengan calon pengguna, tim menemukan kebutuhan yang lebih spesifik, yakni tantangan keselamatan saat berlari di lintasan.

Berbeda dengan aktivitas berjalan, berlari memiliki ritme yang lebih cepat sehingga membutuhkan sistem panduan yang mampu memberikan arahan secara instan dan akurat.

Anggota Tim Labmino, Anthony Edbert Feriyanto, menjelaskan bahwa pada awalnya tim mengembangkan konsep navigasi umum. Namun seiring proses riset, mereka memutuskan untuk fokus pada solusi khusus bagi pelari tunanetra.

“Berlari memiliki karakter yang berbeda karena lebih cepat dan dinamis, sehingga membutuhkan respons yang lebih cepat. Dari situ kami melakukan perubahan besar dengan merancang perangkat wearable ringan berbasis kamera RGB dan sistem AI yang lebih adaptif,” ujarnya.

RunSight dirancang sebagai virtual running guide yang mampu menangkap gambar melalui kamera, kemudian memprosesnya secara real-time menggunakan AI di dalam perangkat.

Teknologi tersebut memungkinkan sistem mengenali garis lintasan, mendeteksi hambatan di depan pengguna, serta menyesuaikan arahan dengan kecepatan pelari.

Instruksi kemudian disampaikan melalui panduan suara secara langsung, sehingga pengguna dapat menjaga posisi tetap berada di jalur lari sekaligus menghindari potensi tabrakan dengan objek di sekitar.

Meski demikian, proses pengembangan teknologi tersebut tidak lepas dari tantangan, khususnya dalam menjaga akurasi sistem di berbagai kondisi lingkungan.

“Tantangan terbesar adalah mempertahankan akurasi ketika kondisi di lapangan berubah, sekaligus memastikan model AI tetap ringan agar dapat bekerja secara real-time,” kata Anthony.

Untuk memastikan keamanan penggunaan, Tim Labmino melakukan berbagai uji coba pada lintasan dengan kondisi pencahayaan dan tingkat kepadatan yang berbeda.

Sistem juga dirancang menggunakan pendekatan safety-first, dengan menerapkan threshold, frame smoothing, serta aturan konservatif agar arahan yang diberikan tetap stabil dan tidak membingungkan pengguna.

Pendekatan tersebut akhirnya membawa RunSight meraih perhatian internasional melalui ajang Samsung Solve for Tomorrow.

Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia, Bagus Erlangga, mengatakan perjalanan Tim Labmino mencerminkan semangat program SFT yang mendorong inovasi berbasis empati dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Samsung Solve for Tomorrow bukan sekadar kompetisi inovasi, tetapi juga upaya membangun pola pikir problem solver di kalangan generasi muda. Tim Labmino menunjukkan bahwa ketika empati dipadukan dengan kemampuan teknologi seperti AI, dapat lahir solusi yang inklusif dan relevan,” ujarnya.

Melalui pengakuan di tingkat global tersebut, Tim Labmino berharap RunSight dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi penyandang disabilitas visual.

Bagi mereka, inovasi ini bukan sekadar pencapaian teknologi, tetapi juga bukti bahwa generasi muda Indonesia mampu menciptakan solusi yang menjawab tantangan nyata di masyarakat. Byb

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…