Bantuan Pangan Tuntas untuk 14.507 KK, Pemkot Mojokerto Jaga Daya Beli Warga Pasca Lebaran

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Ning Ita saat meninjau penyaluran di Kelurahan Gununggedangan, Sabtu (4/4)
Walikota Ning Ita saat meninjau penyaluran di Kelurahan Gununggedangan, Sabtu (4/4)

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto memastikan penyaluran bantuan pangan beras alokasi Februari–Maret 2026 dari Pemerintah Pusat telah tuntas 100 persen kepada seluruh penerima manfaat.

Sebanyak 14.507 kepala keluarga (KK) di Kota Mojokerto dipastikan telah menerima bantuan, yang menjadi penopang kebutuhan warga terutama setelah momentum Idulfitri.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa sebagian besar bantuan telah disalurkan bahkan sebelum Lebaran. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pangan masyarakat.  

“Alhamdulillah untuk Kota Mojokerto, penyaluran sudah dilakukan sebelum Lebaran untuk sebagian wilayah. Ini sangat membantu masyarakat karena biasanya kebutuhan meningkat menjelang Idulfitri,” tuturnya saat meninjau penyaluran di Kelurahan Gununggedangan, Sabtu (4/4). 

Ia menambahkan, sisa distribusi di dua kecamatan yakni Magersari dan Prajurit Kulon diselesaikan beberapa hari setelah Lebaran, dan hari ini menjadi penyaluran terakhir. Dengan demikian, seluruh penerima manfaat dipastikan telah menerima bantuan tanpa terkecuali.

“Insya Allah 14.507 KK semuanya sudah mendapatkan. Hari ini adalah hari terakhir penyaluran,” tegasnya.

Menurut Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto bantuan pangan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menjaga daya beli warga serta mengendalikan inflasi daerah. 

Pemkot Mojokerto juga memperkuat distribusi pangan melalui 18 Peracangan TPID dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh kelurahan.

“Dengan adanya peracangan TPID dan KDKMP di setiap kelurahan, distribusi beras dan kebutuhan pokok lainnya bisa lebih terjangkau dan harga tetap terkendali,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, yang turut meninjau langsung penyaluran, memastikan bahwa bantuan pangan yang merupakan program pemerintah pusat tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

“Penyaluran hari ini merupakan yang terakhir di Kota Mojokerto. Ini untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat penerima manfaat,” tuturnya.

Ia menjelaskan, program bantuan pangan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo untuk menjangkau lebih dari 33 juta masyarakat di seluruh Indonesia, dengan tujuan meringankan beban ekonomi sekaligus menjaga stabilitas harga.

“Bantuan ini untuk membantu masyarakat yang ekonominya lemah agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok. Sekaligus sebagai stimulus agar harga pangan tetap stabil,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa kondisi harga kebutuhan pokok saat ini masih terkendali dan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu kenaikan harga. “Kami pastikan kondisi aman, harga-harga terkendali. Masyarakat tidak perlu panik,” tegasnya.

Melalui penyaluran yang tuntas dan tepat sasaran ini, sinergi Pemerintah Kota Mojokerto bersama Bulog, TNI, Polri diharapkan dapat terus menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di tengah dinamika ekonomi yang berkembang. dwi

 

 

Berita Terbaru

Tuntutan Kasus Pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak: Jaksa Sebut Tak Ada Aliran Dana Proyek ke Terdakwa

Tuntutan Kasus Pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak: Jaksa Sebut Tak Ada Aliran Dana Proyek ke Terdakwa

Kamis, 06 Agu 2026 14:36 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 14:36 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Sidang lanjutan perkara proyek pengerukan kolam Pelabuhan Tanjung Perak dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa AWB, HES, E…

Pasca Mangkir karena Sakit, Eks Ketua DPRD Ponorogo Penuhi Panggilan Kejari Terkait Kasus Tunjangan Perumahan

Pasca Mangkir karena Sakit, Eks Ketua DPRD Ponorogo Penuhi Panggilan Kejari Terkait Kasus Tunjangan Perumahan

Kamis, 06 Agu 2026 13:09 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:09 WIB

PONOROGO, Surabaya Pagi– Mantan Ketua DPRD Ponorogo periode 2019–2024, Sunarto, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Kamis (…

HUT ke-702, Pemkab Blitar Gelar ‘Pisowanan Agung’ di Pendopo Ronggo Hadi Negoro

HUT ke-702, Pemkab Blitar Gelar ‘Pisowanan Agung’ di Pendopo Ronggo Hadi Negoro

Kamis, 06 Agu 2026 13:06 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar acara inti Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 bertajuk Pisowanan Agung pada Rabu 5 Agustus 2026…

Dipicu Turunnya Harga Hortikultura, Kota Madiun Alami Deflasi 0,12 Persen

Dipicu Turunnya Harga Hortikultura, Kota Madiun Alami Deflasi 0,12 Persen

Kamis, 06 Agu 2026 13:01 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu penurunan harga sejumlah komoditas hortikultura, terutama bawang merah, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat Kota…

Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan

Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan

Kamis, 06 Agu 2026 12:54 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melihat fenomena kekeringan di musim kemarau panjang, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, tengah fokus membangun sumur bor…

Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Madiun Baru Ada 4 Gerai

Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Madiun Baru Ada 4 Gerai

Kamis, 06 Agu 2026 12:47 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti program pemerintah pusat terkait Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Hal itu karena masih terkendala ketersediaan…