Pasca Keluhkan Stok Langka, Pemkab Lumajang Dapat Tambahan 18 Ribu Elpiji Melon

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pendistribusian gas elpiji 3 kg (elpiji melon) di wilayah Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ
Ilustrasi. Pendistribusian gas elpiji 3 kg (elpiji melon) di wilayah Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pasca menindaklanjuti keluhan terkait distribusi stok elpiji yang mulai langka di wilayah Lumajang, kini PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan sebanyak 18 ribu tabung elpiji subsidi 3 kilogram (elpiji melon) di wilayah tersebut. Adanya tambahan pasokan elpiji merupakan komitmen Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan energi di daerah dan stok elpiji di Kabupaten Lumajang dalam kondisi aman

Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengungkap, meskipun terjadi peningkatan kebutuhan, khususnya dari sektor rumah tangga dan pelaku UMKM, untuk distribusi elpiji melon tersebut tetap berjalan normal tanpa kendala, sehingga kebutuhan elpiji masyarakat dapat terpenuhi sekaligus memperkuat stok di pangkalan.

"Tambahan pasokan atau ekstra dropping tersebut setara dengan sekitar 45,8 persen dari kebutuhan normal di Lumajang. Kami melakukan pemantauan intensif di lapangan untuk memastikan ketersediaan stok tetap terjaga serta distribusi berjalan sesuai peruntukan. Langkah itu juga merupakan respons atas dinamika kebutuhan elpiji 3 kg di masyarakat," ujarnya.

Sementara Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan bahwa pemerintah daerah terus bersinergi dengan Pertamina dalam memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran. Sesuai yang tertuang dalam Surat Edaran Bupati Lumajang Nomor 500.10/1/427.14/2026 menjadi instrumen utama dalam menjaga keteraturan penyaluran elpiji bersubsidi.

"Tambahan pasokan itu menjadi penguat di lapangan, namun yang paling penting adalah memastikan distribusinya tepat sasaran dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat," tuturnya.

Selain itu, pihak Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk mendorong penggunaan elpiji non-subsidi bagi masyarakat yang mampu sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan. Masyarakat juga dihimbau untuk melakukan pembelian elpiji bersubsidi melalui pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai HET Rp18.000 serta jaminan kualitas dan kuantitas. lj-02/dsy

Berita Terbaru

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto mengaku akan mengejar harta para pejabat-pejabat korup yang disembunyikan hingga ke bunker-bunker.Prabowo…

Manajemen MBG Sedang Didandani

Manajemen MBG Sedang Didandani

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Presiden Prabowo Subianto disebut sedang memperbaiki manajemen Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya penggunaan anggaran. Upaya tersebut…

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap potensi keuntungan besar yang bisa didapat negara lewat pembentukan badan tersebut. Lembaga…

Prabowo, Keluhkan Anggaran

Prabowo, Keluhkan Anggaran

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Prabowo dalam rapat paripurna di DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026), menyoroti praktik berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal…

Aktivis KontraS Andrie Yunus, Masih Bed rest Tandur Kulit

Aktivis KontraS Andrie Yunus, Masih Bed rest Tandur Kulit

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI .COM: Oditur militer menghadirkan dokter spesialis bedah plastik Parintosa Atmodiwirjo dan dokter spesialis mata Faraby Martha sebagai ahli kasus…

Ada Situasi Khusus di Indonesia

Ada Situasi Khusus di Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 20:25 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com : Ketua DPP PDIP yang juga Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira terkejut Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri rapat…