Doktor ITS Kembangkan Model Evaluasi dan Mitigasi Risiko Proses Bisnis Pemda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Lulusan doktor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengusulkan kerangka kerja untuk mendukung evaluasi, pengembangan, serta pengendalian risiko dalam proses bisnis pemerintah daerah (pemda).

Gagasan tersebut dituangkan dalam disertasi Muhamad Sayuti pada program studi S3 Departemen Teknik Sistem dan Industri (DTSI) ITS. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) serta belum optimalnya integrasi reformasi birokrasi berbasis proses bisnis dengan manajemen risiko.

“Evaluasi proses bisnis selama ini cenderung normatif dan belum mengukur dampak implementasi secara empiris terhadap kinerja pemda,” ujar Sayuti.

Dalam penelitiannya, Sayuti melakukan pengambilan sampel di 12 pemerintah provinsi menggunakan analisis regresi logistik. Salah satu lokasi studi adalah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai objek pengendalian risiko implementasi proses bisnis.

Ia memanfaatkan sejumlah metode, seperti interpretative structural modeling (ISM), house of risk (HOR), dan analytic network process (ANP) untuk mengidentifikasi agen risiko dominan, menyusun hubungan struktural, serta merumuskan strategi mitigasi.

Hasil mitigasi tersebut kemudian diintegrasikan melalui fishbone analysis sebagai dasar perancangan ulang proses bisnis penyusunan dokumen perencanaan daerah.

“Dari 23 variabel yang diuji, sembilan di antaranya berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemda,” jelasnya.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa implementasi proses bisnis berdampak positif terhadap kualitas pelayanan publik, peningkatan akses layanan masyarakat, serta penurunan angka kemiskinan.

Lebih lanjut, Sayuti mengembangkan model business process reengineering (BPR) berbasis risiko dan kinerja.

Model ini diharapkan mampu menghasilkan rancangan baru Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang lebih sederhana, efisien, dan akuntabel.

Penelitian tersebut dibimbing oleh Bambang Syairudin sebagai promotor dan I Ketut Gunarta sebagai ko-promotor.

Selama masa studi, Sayuti telah menghasilkan empat publikasi seminar internasional dan satu jurnal ilmiah terindeks Scopus Q2.

Ia berharap inovasi yang dikembangkannya dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah lain dalam meningkatkan efektivitas implementasi proses bisnis berbasis risiko.

“Saya harap inovasi ini bisa dijadikan panduan bagi provinsi lain,” ujarnya.

Pengembangan riset ini juga menjadi bagian dari komitmen ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, inovasi industri, dan kemitraan pembangunan.

Berita Terbaru

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

SURABAYAPAGI.com – Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Brigjen Pol. Hermawan, menegaskan bahwa f…

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pemerintah saat ini mendorong percepatan pengelolaan sampah nasional dengan m…

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kepala BRIN Arif Satria mengatakan ada hasil penelitian yang mau dipamerkan adalah produk teknologi gas Adsorbed Natural Gas (ANG). “Ada pro…

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

SURABAYAPAGI.com – Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, ada 14.890 barang temuan di berbagai wilayah operasional sepanjang J…

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Partai Golkar Kabupaten Madiun mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Konsolidasi hingga tingkat a…

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota di Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…