Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Fokus Bagikan Seragam Gratis Pelajar SD-SMP yang Tak Mampu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan keterangan mengenai bantuan seragam sekolah gratis. SP/ MLG
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan keterangan mengenai bantuan seragam sekolah gratis. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka menindaklanjuti kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah pusat, Pemerintah Kota (Pemkot) kini fokus memberikan bantuan berupa seragam sekolah gratis dalam bentuk kain bahan, hanya bagi para pelajar baru dari keluarga tidak mampu pada jenjang pendidikan SD maupun SMP pada tahun ajaran 2026/2027.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengungkap, jika peruntukan bantuan ini memang mengalami perubahan skema, yakni menyesuaikan kebijakan yang diambil menjadi bentuk penyesuaian terhadap efisiensi dari Pusat. "Bantuan seragam sekolah gratis hanya diberikan kepada pelajar baru yang berasal dari keluarga tidak mampu. Karena kalau seragam jadi banyak yang tidak sesuai (ukuran) dan akhirnya tidak bisa digunakan langsung," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana memperkirakan jumlah penerima bantuan seragam sekolah gratis nantinya hanya sekitar 1.000an pelajar. Jumlah itu lebih kecil ketimbang saat pembagian pada tahun ajaran 2025/2026 sebanyak 16.500 pelajar.

Para pelajar penerima bantuan adalah mereka yang menempuh pendidikan di SD maupun SMP negeri dan belum memperluas sasarannya ke siswa siswi di sekolah swasta. Nantinya, setiap sekolah nantinya melakukan pendataan terhadap pelajar yang masuk dalam data kemiskinan.  "Untuk tahun ini tidak (ke sekolah swasta) sebab ada efisiensi anggaran," kata dia, Rabu (29/04/2026).

Setelahnya, data jumlah penerima manfaat akan dikirimkan ke Pemkot Malang untuk dilakukan proses realisasi dan pendistribusian. Dan masing-masing pelajar akan mendapatkan dua seragam, terdiri dari putih merah untuk SD, putih biru untuk SMP, pramuka, beserta atribut sekolah, seperti dasi. "Yang mengetahui kondisi muridnya itu masing-masing sekolah," ujar Suwarjana. ml-02/dsy

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Blitar Perluas Program Desa Binaan Imigrasi (DBI), Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Kantor Imigrasi Blitar Perluas Program Desa Binaan Imigrasi (DBI), Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Jumat, 28 Agu 2026 09:01 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 09:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kantor Imigrasi Blitar memperluas program Desa Binaan Imigrasi (DBI) sebagai upaya memperkuat pencegahan Tindak Pidana Perdagangan O…

Erick Wowor Buka Peran Miming

Erick Wowor Buka Peran Miming

Jumat, 28 Agu 2026 07:53 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 07:53 WIB

KITA sudah bicara soal pengakuan. Sekarang kita bicara soal penyakitnya: Mentalitas Mafia Kasus. Apa itu? Itu mentalitas yang menganggap hukum itu dagangan.…

Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak

Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak

Jumat, 28 Agu 2026 07:51 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 07:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Gugatan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Penyitaan, penggeledahan, pencegahan, hingga status tersangka Febrie…

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

MAULID Nabi adalah hari untuk mengingat kelahiran dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Di Indonesia, tradisi maulid sering diadakan pada bulan Rabiul Awal dalam…

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Konten kreator Meicy Villia atau yang lebih dikenal dengan nama Vilmei, mendatangi Polres Metro Bekasi Kota bersama kuasa hukumnya, Koko…

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - BEM UI, dan BEM Seluruh Indonesia (BEM-SI) menyatakan masih pikir-pikir ikut serta dalam aksi ini, tanpa menentang rencana aksi 27…