Biksu Thudong dari Empat Negara Singgah di Kota Mojokerto, Jadi Potret Toleransi Jelang Waisak

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan Biksu (Bhikkhu) Thudong dari empat negara disambut hangat saat singgah di Balai Kota Mojokerto. SP/ DWI
Puluhan Biksu (Bhikkhu) Thudong dari empat negara disambut hangat saat singgah di Balai Kota Mojokerto. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan Biksu (Bhikkhu) Thudong dari empat negara disambut hangat Pemerintah Kota Mojokerto saat singgah di Balai Kota Mojokerto dalam rangkaian Indonesia Walk for Peace 2026, Minggu (17/5). 

Perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur itu menjadi simbol toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. Rombongan biksu yang berjalan kaki melintasi sejumlah daerah di Pulau Jawa tersebut diterima langsung Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajaran Forkopimda sebelum melanjutkan perjalanan menuju titik berikutnya.

Suasana penyambutan berlangsung hangat. Sejumlah warga tampak antusias menyambut kedatangan para biksu yang akan mengikuti rangkaian perayaan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur.

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto menuturkan, singgahnya rombongan Biksu Thudong menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Mojokerto. Menurutnya, perjalanan spiritual tersebut mencerminkan semangat kebinekaan yang terus hidup di Indonesia.

“Ini sebagai wujud kebinekaan bahwa Indonesia adalah bangsa yang plural,” tutur Ning Ita.

Ia menyebut, semangat toleransi juga tercermin dari berbagai penghargaan yang diterima Kota Mojokerto sebagai daerah yang dinilai mampu menjaga kerukunan masyarakat, seperti penghargaan Kota Harmoni dan Kota Toleran. 

“Kami sangat berbahagia dan bangga menyambut para Bhikkhu Thudong yang bermalam di Kota Mojokerto. Ini menjadi representasi bahwa masyarakat Kota Mojokerto menerima keberagaman dengan suka cita,” ungkapnya.

Ning Ita juga mendoakan agar seluruh rombongan diberikan kesehatan dan kelancaran selama melanjutkan perjalanan menuju Borobudur.

Sementara itu, Koordinator Walk for Peace 2026 Jawa Timur, Irwan, mengatakan rombongan terdiri dari 57 biksu asal Thailand, Malaysia, Laos, dan Indonesia. “Thailand sebanyak 43 orang, Malaysia empat orang, Laos tiga orang, ditambah tujuh Bhikkhu Indonesia sehingga total berjumlah 57 orang,” kata Irwan.

Ia menjelaskan, perjalanan para biksu di wilayah Jawa Timur melintasi 10 kabupaten/kota dan ditempuh selama kurang lebih 11 hari sebelum menuju Candi Borobudur. Rombongan dijadwalkan tiba di Borobudur pada 28 Mei 2026 untuk mengikuti rangkaian perayaan Waisak yang puncaknya berlangsung pada 31 Mei mendatang.

Irwan turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat yang ikut membantu kelancaran perjalanan para biksu. “Keramahan masyarakat dan dukungan semua pihak sepanjang perjalanan menjadi potret keharmonisan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Perjalanan para biksu Thudong tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa toleransi dan persaudaraan tetap tumbuh di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. dwi

Berita Terbaru

Tampil Memukau dari Tahun ke Tahun, Surabaya Vaganza Masuk Daftar KEN 2026 Kemenpar

Tampil Memukau dari Tahun ke Tahun, Surabaya Vaganza Masuk Daftar KEN 2026 Kemenpar

Minggu, 17 Mei 2026 13:30 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berlangsungnya kegiatan Surabaya Vaganza bertajuk Festival of Lights: Garden of Hope 2026 berlangsung meriah dan disambut antusias…

Harga Lebih Terjangkau, Permintaan Domba Kurban untuk Idul Adha di Trenggalek Melonjak

Harga Lebih Terjangkau, Permintaan Domba Kurban untuk Idul Adha di Trenggalek Melonjak

Minggu, 17 Mei 2026 13:09 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menjelang Hari Raya Idul Adha yang tinggal menghitung hari, permintaan domba kurban di sejumlah peternakan di Trenggalek mulai…

Lewat ASCN, Pemkab Banyuwangi Wujudkan Transformasi Kota Cerdas Berkelanjutan Lewat ‘Smart Kampung’

Lewat ASCN, Pemkab Banyuwangi Wujudkan Transformasi Kota Cerdas Berkelanjutan Lewat ‘Smart Kampung’

Minggu, 17 Mei 2026 12:37 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menindaklanjuti undangan Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, memaparkan program Smart Kampung…

Temukan 11 Kasus Leptospirosis, Dinkes Tulungagung Catat Satu Penderita Meninggal Dunia

Temukan 11 Kasus Leptospirosis, Dinkes Tulungagung Catat Satu Penderita Meninggal Dunia

Minggu, 17 Mei 2026 12:15 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti penyebaran kasus leptospirosis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes)…

Disporapar Probolinggo Wajibkan Pembelian Tiket Daring Wisata Gunung Bromo

Disporapar Probolinggo Wajibkan Pembelian Tiket Daring Wisata Gunung Bromo

Minggu, 17 Mei 2026 12:07 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka evaluasi (monev) implementasi tiket daring di kawasan wisata Gunung Bromo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Antisipasi Potensi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siap Percepat Tanam Padi

Antisipasi Potensi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siap Percepat Tanam Padi

Minggu, 17 Mei 2026 11:45 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu upaya mengantisipasi potensi kemarau panjang atau El Nino pada 2026, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…