Pemkab Ngawi Kirim RDF ke Pabrik, Targetkan Pangkas 75 Persen Volume Limbah Sampah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat melepas kiriman perdana RDF. SP/ NGW
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat melepas kiriman perdana RDF. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai upaya mengurangi volume sampah dan limbah, Pemerintah Kabupaten Ngawi melakukan pengiriman RDF (Refuse Derived Fuel) untuk kebutuhan bahan bakar pabrik. Terobosan inovatif ini hadir sebagai jawaban konkret atas tantangan persampahan yang kian meningkat dimana Ngawi kini mampu mengubah persepsi limbah dari sekedar beban lingkungan menjadi sumber energi baru yang kompetitif .

Diketahui, RDF sendiri merupakan bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari pengolahan sampah padat rumah tangga melalui proses pemilahan, pencacahan, dan pengeringan untuk menurunkan kadar air di bawah 25�n menaikkan nilai kalor. Dan saat ini, sampah tersebut dikirim dari TPA Selopuro Karangjati menuju ke PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Grobogan, Jawa Tengah.

Sementara itu, untuk spesifikasi RDF sudah sesuai kebutuhan pabrik atau belum. Bila telah sesuai, Pemkab Ngawi akan menyiapkan regulasinya. Hal ini juga dapat menjadi potensi PAD. "Jadi regulasi mulai daripada TPA ini dijadikan UPT terus harga dari RDF itu kita formulasikan kepada peraturan bupati sehingga ini bisa menjadi tambahan PAD kita PAD di pemerintah daerah,” jelas Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Senin (27/04/2026).

Meski demikian, yang lebih penting yakni dengan adanya RDF yang dapat dikirim ke pabrik maka dapat mengurangi sampah di TPA. Terlebih bila dapat memproses hingga kirim 3 sampai 5 ton per hari. Hal ini dapat mengurangi 25 persen sampah yang masuk di TPA serta mendapat tambahan nilai ekonomis.

Keberhasilan pengiriman perdana ini menandai babak baru bagi Kabupaten Ngawi dalam membangun ekosistem lingkungan yang lebih bersih dan mandiri secara energi melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat. Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dengan pihak swasta diharapkan pola pengelolaan sampah berbasis teknologi seperti RDF ini dapat terus dikembangkan secara konsisten agar tidak hanya menjadi solusi sesaat melainkan menjadi standar baru yang berkelanjutan. 

Tentu saja, langkah nyata ini sekaligus membuktikan bahwa dengan inovasi yang tepat maka permasalahan lingkungan yang kompleks dapat diubah menjadi peluang pembangunan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian bumi dan kesejahteraan seluruh masyarakat Ngawi di masa yang akan datang. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Dapat Apresiasi Kementan RI, Proyek UPLAND Bawang Merah Jadi Percontohan Nasional

Bupati Sumenep Dapat Apresiasi Kementan RI, Proyek UPLAND Bawang Merah Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 15:49 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menerima apresiasi dari Kementerian Pertanian RI atas keberhasilan pelaksanaan Proyek UPLAND…

RUPSLB Tetapkan Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PLN

RUPSLB Tetapkan Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PLN

Kamis, 15 Okt 2026 15:46 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:46 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT PLN (Persero) menetapkan Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PLN, menggantikan D…

Pemkab Jombang Bidik Sendang Made Jadi Cagar Peringkat Kabupaten 2026

Pemkab Jombang Bidik Sendang Made Jadi Cagar Peringkat Kabupaten 2026

Kamis, 15 Okt 2026 15:40 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menargetkan penetapan Situs Sendang Made di Desa Made, Kecamatan Kudu, sebagai cagar budaya…

Kontrak Puluhan P3K Paruh Waktu Ponorogo Tidak Diperpanjang, Pemkab Ungkap Penyebabnya

Kontrak Puluhan P3K Paruh Waktu Ponorogo Tidak Diperpanjang, Pemkab Ungkap Penyebabnya

Kamis, 15 Okt 2026 15:34 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebanyak 1.779 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu (PW) di Kabupaten Ponorogo menjalani perpanjangan…

Klaim Hemat Rp 464 Juta per Bulan, Pemkab Lumajang Perpanjang WFH ASN

Klaim Hemat Rp 464 Juta per Bulan, Pemkab Lumajang Perpanjang WFH ASN

Kamis, 15 Okt 2026 15:16 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti kebijakan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi…

Bidik Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Glow in the Dark

Bidik Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Glow in the Dark

Kamis, 15 Okt 2026 15:04 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Untuk pertama kalinya dalam 14 tahun penyelenggaraan, pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026 di Banyuwangi, akan menghadirkan…