Bertahan dengan Tarif Murah, Penjahit di Magetan Banjir Pesanan Seragam Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sri Mulyani, penjahit di Pasar Baru Magetan yang sudah puluhan tahun menggantungkan hidup dari mesin jahitnya. SP/Foto:Sukoco
Sri Mulyani, penjahit di Pasar Baru Magetan yang sudah puluhan tahun menggantungkan hidup dari mesin jahitnya. SP/Foto:Sukoco

i

SURABAYAPAGI,com, Magetan - Memasuki Tahun Ajaran Baru, para penjahit di Magetan justru dihadapkan pada dilema. Pasalnya, harga benang, kain, dan kebutuhan hidup terus meningkat. Namun, ongkos jahit tetap mereka pertahankan agar tidak semakin membebani para orang tua yang sedang menghadapi tingginya biaya pendidikan terkait pesanan datang bersamaan dari berbagai jenjang sekolah, mulai SD, MI, SMP hingga SMA.

"Kalau ramai ya ramai semua. Semua penjahit pasti ramai saat seperti ini. Masalahnya datangnya bersamaan, sedangkan kami mengerjakan sesuai kemampuan tenaga yang ada," ujar Edi Purwanto, pemilik Rumah Jahit Indah di Jalan Kelud, Rabu (08/07/2026).

Menurutnya, meski pesanan tahun ini tidak seramai tahun lalu, kapasitas usahanya sudah penuh. Bahkan, dia terpaksa menghentikan penerimaan pesanan lebih awal karena keterbatasan tenaga kerja. Pasalnya, dalam sehari, seorang penjahit rata-rata hanya mampu menyelesaikan satu hingga satu setengah stel seragam karena seluruh proses dikerjakan secara detail mulai dari pengukuran, pemotongan hingga penyelesaian akhir. 

Suasana serupa terlihat di deretan kios penjahit Pasar Baru Magetan. Sri Mulyani, yang setiap hari, dia bersama suaminya mampu menyelesaikan satu hingga dua setel seragam. Tarif jahit juga dipatok Rp 150.000 per stel dan belum berubah selama tiga tahun terakhir, meski harga benang dan berbagai kebutuhan rumah tangga terus meningkat. 

Bagi Sri, musim tahun ajaran baru bukan sekadar kesempatan mencari penghasilan lebih. Banyak orangtua yang datang dengan harapan bisa menghemat biaya sekolah melalui jasa jahit atau permak seragam lama. Mereka rela menahan keuntungan, menjaga tarif tetap terjangkau, agar anak-anak tetap bisa mengenakan seragam baru tanpa menambah berat beban orang tua. mg-01/dsy

Berita Terbaru

JPU DIDUGA MANIPULASI DATA DAN PUTARBALIKAN FAKTA

JPU DIDUGA MANIPULASI DATA DAN PUTARBALIKAN FAKTA

Kamis, 17 Sep 2026 07:56 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 07:56 WIB

Pembaca Yth, Era sekarang pejabat penegak hukum tidak bisa kucing kucingan sembunyikan fakta peristiwa. Artinya di era keterbukaan sekarang ini penegak hukum…

BPJS, Minta Menkeu Suntik Rp 20 triliun untuk BPJS Kesehatan

BPJS, Minta Menkeu Suntik Rp 20 triliun untuk BPJS Kesehatan

Kamis, 17 Sep 2026 07:54 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito berharap Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru, Suahasil Nazara, segera menerbitkan regulasi …

Bahlil Nyatakan Cadangan Minyak Cukup

Bahlil Nyatakan Cadangan Minyak Cukup

Kamis, 17 Sep 2026 07:52 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 07:52 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bahlil dalam acara Sesi Talkshow Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSea) 2026, Jakarta, Senin sudah cek, m…

Wamendagri Minta Kepala Daerah Naik Transportasi Publik

Wamendagri Minta Kepala Daerah Naik Transportasi Publik

Kamis, 17 Sep 2026 07:50 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 07:50 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyoroti persoalan yang ada pada kepala daerah. Pertama yakni soal kurangnya k…

Arab Saudi Protes Situs‐situs Suci di Masjidil Haram dan Masjid, Diserang

Arab Saudi Protes Situs‐situs Suci di Masjidil Haram dan Masjid, Diserang

Kamis, 17 Sep 2026 07:47 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com – Presiden Urusan Keagamaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi itu menilai tindakan yang menargetkan situs-situs suci merupakan pelanggaran n…

Kongkow Politisi Gerindra-PDIP, Hasilkan Cuan

Kongkow Politisi Gerindra-PDIP, Hasilkan Cuan

Kamis, 17 Sep 2026 07:43 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 07:43 WIB

SURABAYAPAGI.com – Presiden Prabowo Subianto saat kongkow dengan Pramono Anung, happy. Politisi Gerindra itu malah memuji Gubernur Jakarta atas capaian t…