Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya ajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan lewat game online berbasis web bernama mangrovethrone.com. SP/Pemkot Surabaya
Pemkot Surabaya ajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan lewat game online berbasis web bernama mangrovethrone.com. SP/Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk mengajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) menghadirkan inovasi baru berbasis teknologi berupa game online berbasis web bernama mangrovethrone.com yang akan dijadwalkan akan diluncurkan secara resmi oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Game online berbasis web tersebut disiapkan secara khusus untuk dimainkan di kawasan Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) KRM yang ke-3. Pasalnya, fenomena anak-anak sekolah usia SD, SMP, hingga SMA yang gemar bermain game, tetapi cenderung pasif dan menghabiskan waktu berjam-jam di dalam kamar.

Sehingga, untuk mengatasi pola hidup yang kurang sehat tersebut, Brida merancang game bermodel geolocation dan daily care. Pihaknya menjamin alur cerita game ini akan menyenangkan karena mengangkat narasi tiga kerajaan hewan di kawasan Mangrove yang mewakili figur lokal, yakni Rajoboyo (Kerajaan Tahta Sungai), Ratu Sura (Kerajaan Laut), dan Pangeran Kera (Kerajaan Mangrove).

Dalam permainan, ketiga kerajaan yang awalnya kurang rukun ini didorong untuk berkolaborasi melawan monster-monster yang merupakan perwujudan masalah nyata di dunia nyata, seperti sampah plastik, sampah medis, hingga polusi udara. Selain bertarung melawan sampah, unsur daily care mewajibkan pemain untuk merawat karakter hewannya agar tetap kenyang, sehat, dan bahagia.

“Anak-anak kita suka main game, tapi biasanya duduk di kamar berjam-jam. Itu kan tidak sehat. Dengan permainan ini, anak-anak didorong harus bermain di luar rumah dalam hal ini KRM yang udaranya segar dan bagus, sehingga anak-anak jadi lebih sehat," ujar Kepala Brida Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, Rabu (22/07/2026).

Sementara itu, untuk proses pengembangan game ini memakan waktu sekitar tiga bulan dan direncanakan terus menambah variasi karakter serta fitur reward (papan peringkat/leaderboard) bagi para pemain berprestasi. Dimana, model permainan interaktif berbasis lokasi ini sangat potensial untuk direplikasi di kawasan edukasi dan wisata Pemkot Surabaya lainnya. sb-02/dsy

Berita Terbaru

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Untuk menjaga kawasan pantai, sekaligus mendorong kawasan tersebut sebagai aset ekonomi baru bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten…

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.comn, Malang - Selain bahan pangan dan sejumlah kebutuhan lain yang juga naik, turut mempengaruhi kenaikan harga kedelai membuat perajin tempe di…

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti peristiwa gatal-gatal pada anak-anak, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui DLH setempat telah membatasi…

Pemkab Bojonegoro Salurkan Pupuk NPK, Beban Pengeluaran Petani Tembakau Berkurang

Pemkab Bojonegoro Salurkan Pupuk NPK, Beban Pengeluaran Petani Tembakau Berkurang

Selasa, 11 Agu 2026 14:59 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya dalam menjaga produktivitas tanaman sekaligus mengurangi beban pengeluaran para petani tembakau selama musim…

Di Tengah Rehabilitasi Pasar Klojen, Pemkab Lumajang: Pedagang tak Perlu Direlokasi

Di Tengah Rehabilitasi Pasar Klojen, Pemkab Lumajang: Pedagang tak Perlu Direlokasi

Selasa, 11 Agu 2026 14:51 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti progres rehabilitasi sejumlah fasilitas pasar, salah satunya di Pasar Klojen, Kabupaten Lumajang, Pemerintah…

Lanjutkan WFH setiap Jumat, Pemkab Lumajang Mampu Hemat Kas Hingga Rp464 Juta

Lanjutkan WFH setiap Jumat, Pemkab Lumajang Mampu Hemat Kas Hingga Rp464 Juta

Selasa, 11 Agu 2026 14:44 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dengan efisiensi penerapan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat, Pemerintah…