SURABAYA PAGI, Malang- BINUS @Malang kembali menghadirkan karya terbaik mahasiswanya melalui NARALOKA – Interior Design Final Project Exhibition, sebuah pameran tugas akhir mahasiswa Program Studi Interior Design yang diselenggarakan di Lobby & Art Gallery BINUS @Malang. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi sekaligus interaksi antara dunia akademik, industri, asosiasi profesi, serta masyarakat umum.
Sebagai bagian dari komitmen BINUS @Malang sebagai Digital Technopreneur Campus, NARALOKA tidak hanya menampilkan hasil akhir desain, tetapi juga mencerminkan bagaimana mahasiswa mengintegrasikan kreativitas, teknologi, dan pemahaman terhadap kebutuhan industri dalam karya mereka.
Melalui NARALOKA, mahasiswa menghadirkan berbagai konsep desain interior yang mengusung pendekatan Sustainable, Smart Living, serta penguatan Local Content. Hal ini menunjukkan bahwa lulusan Interior Design BINUS @Malang tidak hanya memiliki kemampuan estetika, tetapi juga mampu menjawab tantangan desain masa kini yang lebih kompleks dan berorientasi pada keberlanjutan.
Direktur BINUS @Malang, Dr. Robertus Tang Herman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia profesional.
“Melalui NARALOKA, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa BINUS @Malang tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan industri. Sebagai Digital Technopreneur Campus, kami terus mendorong mahasiswa untuk menciptakan solusi inovatif yang memiliki nilai keberlanjutan dan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Head of Interior Design BINUS @Malang, Ira Audia Agustina, menambahkan bahwa pameran ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperkenalkan kompetensi mereka secara langsung kepada publik dan industri.
“NARALOKA bukan sekadar pameran hasil tugas akhir, tetapi menjadi ruang validasi kompetensi mahasiswa sebelum mereka memasuki dunia kerja. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan gagasan, menjelaskan proses perancangan, serta menerima masukan secara langsung dari praktisi, asosiasi profesi, dan mitra industri. ” jelasnya. Menurutnya, umpan balik dari para profesional memiliki peran penting dalam memperluas perspektif mahasiswa terhadap standar dan dinamika industri desain interior. Mahasiswa tidak hanya belajar mempertahankan keputusan desainnya, tetapi juga memahami bahwa setiap rancangan harus mampu menjawab kebutuhan pengguna, konteks sosial dan budaya, kelayakan teknis, perkembangan teknologi, serta prinsip keberlanjutan.
“Industri desain interior terus mengalami perubahan. Desainer masa depan tidak cukup hanya memiliki kemampuan visual dan teknis. Mereka juga harus mampu berpikir kritis, beradaptasi dengan teknologi, berkolaborasi lintas disiplin, serta memiliki sensitivitas terhadap persoalan lingkungan dan masyarakat. Kompetensi tersebut yang terus kami bangun melalui proses pembelajaran di Interior Design BINUS @Malang,” lanjutnya.
Selain sebagai ajang showcase, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara akademisi, profesional, dan mitra industri. Interaksi yang terbangun dalam pameran ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan insight, feedback, hingga potensi kerja sama di masa depan.
Ke depan, NARALOKA diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten menghadirkan inovasi dan kreativitas mahasiswa Interior Design BINUS @Malang. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi BINUS @Malang dalam mendorong lahirnya talenta muda yang siap menjawab kebutuhan desain masa depan adaptif, berkelanjutan, dan berdampak.
Editor : Redaksi