SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka memenuhi target capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) nasional 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang masih akan terus digenjot hingga akhir tahun. Pemerintah pusat menargetkan cakupan CKG mencapai 46 persen dari jumlah penduduk secara nasional.
Dan hingga Agustus 2026, cakupan CKG di Kabupaten Malang baru mencapai sekitar 26 persen dari jumlah penduduk. Capaian tersebut sebenarnya menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Wiyanto menyebut, pada 2025 cakupan CKG di Kabupaten Malang berada di kisaran 30 persen.
“Mulai Januari sampai Agustus ini sekitar 26 persen dari total 46 persen target nasional. Saya berharap nanti untuk akhir tahun 2026 ini bisa melebihi target nasional,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Wiyanto Wijoyo, Selasa (25/08/2026).
Sehingga, untuk mengejar target tersebut, Dinkes Kabupaten Malang mendorong seluruh puskesmas lebih aktif mengajak masyarakat mengikuti CKG. Oleh karenanya, setiap puskesmas didorong memiliki target pelayanan harian. Jumlahnya disesuaikan dengan kapasitas masing-masing puskesmas.
“Kita gerakkan terus, kita semangati puskesmas itu tiap hari harus CKG, mungkin satu hari 200 orang, masing-masing puskesmas itu beda-beda,” ujarnya.
Dengan pola tersebut, Dinkes berharap capaian CKG di seluruh wilayah Kabupaten Malang dapat meningkat secara merata hingga akhir 2026. Menurutnya, program tersebut merupakan pintu masuk untuk mengubah pola penanganan kesehatan dari yang sebelumnya lebih banyak berfokus pada pengobatan menjadi pencegahan dan deteksi dini.
Melalui CKG, pemerintah berupaya menemukan masyarakat yang masih sehat tetapi memiliki faktor risiko penyakit sehingga dapat ditangani lebih awal. Pasalnya, deteksi dan penanganan sejak dini penting karena penyakit yang sudah berkembang menjadi lebih parah membutuhkan biaya pengobatan yang jauh lebih besar. Selain meningkatkan capaian, program tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan penyakit melalui deteksi kesehatan sejak dini. ml-02/dsy
Editor : Redaksi