SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mencegah crossing berbahaya di Jalan Basuki Rahmat, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan setempat mengembalikan arah lalu lintas di Jalan Embong Gayam dan Embong Sawo seperti semula. Dimana, hal itu mulai diterapkan uji coba rekayasa ini berlaku satu arah di Jalan Embong Gayam kendaraan bisa melintas dari Jalan Panglima Sudirman ke Jalan Basuki Rahmat.
Sementara di Jalan Embong Sawo dilintasi kendaraan searah dari Jalan Basuki Rahmat ke Jalan Panglima Sudirman. Meski demikian, ada salah satu pertimbangannya, kata Beta, sering terjadi kecelakaan senggolan antar kendaraan di 2 titik itu.
“Nah, selama ini (agar kendaraan tidak tiba-tiba nyeberang motong jalan) itu kan kami antisipasi dengan menambahkan barier itu. Karena memang jaraknya itu kan terlalu dekat antara Jalan Kombes Pol M. Duryat dengan Jalan Embong Gayam,” ujar Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Beta Ramadhani, Rabu (02/09/2026).
“Hampir senggolan itu sangat sering, saya rasa hampir setiap hari. Mangkanya ini salah satu upaya kita tim gabungan dengan Polrestabes Surabaya ya ketika agak jauh ini kita harapkan yang dari Jalan Kombes Pol M. Duryat tidak tiba-tiba langsung motong ke Jalan Embong Gayam,” imbuhnya lagi.
Rekayasa ini diuji coba mulai tadi pagi, Selasa (01/09/2026) pukul 09.00 WIB, dan akan terus dievaluasi soal dampak lalu lintas di titik lain, termasuk adanya barier yang saat ini terpasang, perlu dikurangi atau dihilangkan. Evaluasi sementara sejak pagi hingga sore ini, kata Beta rekayasa lalu lintas berjalan dengan lancar. Ia menyebut rekayasa lalu lintas di titik itu bukan hal baru, tapi pengembalian seperti arah semula.
Pengalihannya di Jalan Embong Gayam searah dari Jalan Basuki Rahmat ke Jalan Panglima Sudirman, sementara Jalan Embong Sawo dari Jalan Panglima Sudirman ke Jalan Basuki Rahmat. sb-03/dsy
Editor : Redaksi