SURABAYAPAGI.COM : Rp198 juta untuk yang paling murah, Rp5,698 miliar untuk yang paling mahal. Itulah rentang jam tangan Patek Philippe yang tersedia di koleksi IDWX, dari total 73 unit. Selisihnya hampir 29 kali lipat.
Biar tidak bingung, kita mulai dari yang paling dasar. Urutannya sejarah singkat Patek Philippe, empat model andalannya, kenapa harganya bisa jauh berbeda, lalu rekomendasi untuk budget di bawah Rp700 juta.
Sejak 1839 di Jenewa
Patek Philippe berdiri di Jenewa, Swiss, tahun 1839 dan sejak awal membuat jamnya sendiri. Tahun 1845 mereka mematenkan sistem pemutar tanpa kunci, yaitu cara mengatur jam lewat mahkota (tombol putar di samping case) tanpa perlu kunci terpisah. Kalender abadi dan kronograf ganda untuk arloji saku menyusul sesudahnya.
Empat Model yang Paling Sering Dicari
Calatrava adalah jam formal, dan sudah begitu sejak 1932. Bentuknya bulat, tampilannya bersih, badannya tipis sehingga muat rapi di bawah lengan kemeja.
Nautilus lahir tahun 1976 dari tangan desainer Gérald Genta. Case-nya mirip jendela kapal, dengan gelang jam yang menyatu ke badan. Desain ini termasuk yang paling ikonik di jajaran Patek Philippe. Di koleksi IDWX, harganya berkisar dari sekitar Rp1,5 miliar sampai Rp5,698 miliar.
Aquanaut muncul tahun 1997 dengan strap karet dan dial (muka jam) bermotif kotak-kotak. Lebih santai dari Calatrava dan Nautilus, cocok dipakai tanpa perlu mikir acara. Seri 5167A tahun 2020 saat ini Rp1,38 miliar. Ada juga 5164A Travel Time tahun 2020 di Rp1,887 miliar, yaitu versi yang menampilkan dua zona waktu sekaligus, berguna untuk yang sering terbang.
Seri Complications berisi jam dengan fungsi tambahan di luar penunjuk waktu biasa. Annual calendar 5205G dial biru tahun 2024 dihargai Rp850 juta. Annual calendar artinya tanggal dan bulan bergerak otomatis, dan jam hanya perlu disetel sekali setahun di akhir Februari.
Naik satu tingkat, ada 5326G yang menggabungkan annual calendar dengan travel time di Rp1,183 miliar. Lalu ada 5935A world time flyback chronograph dengan dial salmon, Rp1,15 miliar. World time menampilkan waktu di banyak kota dunia, sedangkan flyback chronograph adalah stopwatch yang bisa direset dan dijalankan ulang hanya dengan satu tekanan tombol. Dial salmon sendiri berwarna oranye muda yang hangat.
Patek Philippe Harga Bisa Selisih Ratusan Juta untuk Model yang Sama
Ambil contoh Nautilus 5712/1A, jam dengan dial biru dan tampilan fase bulan. Unit tahun 2021 dihargai Rp3,1 miliar, tahun 2022 Rp3,2 miliar, tahun 2025 Rp3,68 miliar. Model sama persis. Hanya tahun produksinya yang berbeda, dan itu sudah menggeser harga lebih dari Rp500 juta.
Material juga menentukan. Nautilus 5990/1 Travel Time versi baja dibanderol Rp2,998 miliar, sedangkan versi rosegold (emas merah muda) Rp5,698 miliar.
Satu lagi yang sering terlewat adalah kelengkapan. Di judul produk ada keterangan "watch & box" untuk jam yang dijual bersama kotaknya, dan "watch only" untuk jam saja. Calatrava 5117G emas putih lengkap dengan box ada di Rp299,8 juta, sedangkan Calatrava 3919J emas kuning tanpa kelengkapan di Rp198 juta. Nomor modelnya berbeda, jadi keduanya tidak bisa diadu langsung. Tetap saja, cek isi paketnya sebelum menilai sebuah harga mahal atau murah.
Angka di atas bisa berubah kapan saja. Untuk patek philippe harga yang paling baru, buka langsung halaman koleksinya.
Budget di Bawah Rp700 Juta, Pilih yang Mana
Calatrava Pilot Travel Time 7234G emas putih tahun 2022 dibanderol Rp663 juta. Fitur dua zona waktunya terpakai betul untuk yang sering bepergian, dan tampilannya tetap rapi di acara formal.
Beli Patek Philippe Bekas di IDWX
IDWX menjamin setiap jam yang dijual 100% original. Sebelum masuk katalog, tiap unit melewati verifikasi dan inspeksi tim ahli mereka. Jam-jamnya bersumber dari jaringan dealer, agen, importir, dan kolektor, karena IDWX berposisi sebagai dealer independen. Setelah dibeli, ada garansi 30 hari untuk fungsi dan kualitas jam, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Jam bisa dilihat langsung sebelum membeli, baik di toko offline maupun lewat janji temu dengan admin. Kalau sudah ada yang cocok, bayar DP dulu supaya unitnya ditahan. Harga di katalog masih bisa ditawar lewat tim IDWX. Pembayaran bisa lewat kartu debit atau kredit, transfer, virtual account, atau tunai rupiah.
Punya Patek yang ingin dilepas? IDWX menyediakan titip jual, jual langsung dengan pembayaran segera, dan tukar tambah. Servis dan pemasangan protection film juga tersedia.
Ada empat toko offline IDWX, antara lain di Blok M Plaza, Mall Artha Gading, dan Lippo Mall Puri. Lokasi di Jakarta bisa dibuka lewat Google Maps IDWX Jakarta. nna
Editor : Redaksi