Bangsa China, Cerdas dan Pekerja Keras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Secara Historis, China merupakan bangsa besar sejak beribu-ribu tahun yang lalu. Bahkan kebesaran China ada sebelum masehi. Selain itu posisi China persis berada di tengah-tengah Benua Asia. Melihat historisnya, dari segi ekonomi, bangsa China merupakan bangsa yang memiliki etos kerja tinggi dan pekerja keras. Kontributor SurabayaPagi, Zheng Cheng SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -Salah satu bukti bahwa bangsa China memiliki tipe itu, yakni jam operasional kerja di China selama 11 jam. Jika dibandingkan dengan bangsa kita tentu sangat jauh perbandingannya. Di China orang yang mempunyai toko akan membuka tokonya pada pukul 06.00 pagi dan akan menutup toko menjelang malam hari. Setelah itu para pedagang hanya menyisakan waktunya utuk istirahat atau memenuhi kebutuhan dagangannya. Selain pekerja keras, bangsa China juga cerdas. Sebutan ini cocok bagi bangsa China karena memang mereka pandai meniru barang dari manapun dan memasarkan kembali dengan harga yang lebih murah namun kualitas tetap sama. Dengan demikian bisa dikatan bahwa RRC mempunyai tekad besar untuk menyaingi Barat. Mengingat produksi barang yang ditiru China bisa dikatakan sangat besar dan hal itu bisa mempersempit pasar Barat. Setelah dari gaya hidup segi ekonomi, bangsa China memiliki rasa “kecinaan” dunia. Jadi, kalau orang China ketemu sama orang China lainnya, perasaannya lain dibandingkan ketemu dengan kita. Kemudian dari segi politik. Bangsa china jika berpolitik apa saja yang dikatakan Kaisarnya rakyatanya harus tunduk dan patuh terhadap itu. Salah satu contohnya yakni sejarah tembok besar China. Kaisar menyuruh rakyat untuk membangun tembok besar China meski harus mengorbankan ratusan ribu jiwa. Selain itu sudah bukan rahasia lagi jika system pemerintahan China menganut paham komunisme. Meski mengatut paham komunisme, China berhasil menjadi negara yang terkuat kedua hingga saat ini. Pasalnya, komunisme yang dianut juga dibarengi dengan etos kerja dari bangsa itu sendiri sehingga hal itu memberi keuatan tersendiri bagi China. Meski berlabel negara terkuat, hidup bangsa China tetep sederhana, karena mereka mempunyai budaya yang mengacu kepada filsafat Konghucu. Sekalipun bangsa China adalah komunis yang menganut ajaran tidak bertuhan (atheisme), tapi sebenarnya mereka masih mendewakan Kongfuche sampai hari ini. Orang China yang beragama Kristen menganut Konghuchu, orang China yang beragama Islam juga menganut Konghuchu, dsb. Konghuchu sudah menjadi agama negara dan agama bangsa. Selain itu, Di China jarang sekali orang berbadan gemuk. Mereka bisa bikin mobil, motor, dan sebagainya. Mereka juga bisa meniru sepeda motor model Harley Davidson. Meskipun demikian, mereka jarang naik sepeda motor. Dan bahkan sepeda angina juga memakai yang paling jelek. Di RRC jarang ada rumah mewah, yang banyak adalah rumah susun, maklum jumlah penduduknya milyaran orang. Sedangan bangunan yang megah-megah adalah semacam universitas, pertokoan, mall, kantor, dan sebagainya.
Tag :

Berita Terbaru

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…