Yusril, Dukung Pembentukan Koalisi Partai Islam

Yusril Ihza Mahendra

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Buntut pertemuan elite PKS dan PPP, mendapat respon dari beberapa partai Islam seperti PBB, partai Umat dan Gelora.

Pertemuan itu membuahkan salah satu kesepakatan membentuk koalisi partai politik Islam. Koalisi ini untuk menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Saya menyambut baik pertemuan PKS dan PPP kemarin yang mulai membahas pembentukan poros tengah partai-partai Islam. Pemilu masih tiga tahun lagi. Namun lebih cepat membahas hal di atas akan lebih baik," kata Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra keterangan resmi yang diterima redaksi Surabaya Pagi, Kamis (15/4).

Yusril mengakui bahwa dalam Pemilu 2019 lalu ada tiga partai Islam yang ikut serta yakni PKS, PPP dan PBB. Ia menyarankan agar PKS dan PPP yang mulai mengambil inisiatif untuk membentuk poros tengah partai-partai Islam karena punya wakil di DPR saat ini.

“PBB akan ikut aktif dalam pertemuan-pertemuan lanjutan yang nanti akan diadakan," kata dia.

Menilik ke belakang, Yusri mengakui bahwa gagasan untuk menyatukan partai-partai berhaluan Islam memang tidak mudah. Sebab, partai seringkali terpecah karena perbedaan kepentingan politik praktis di lapangan, bukan soal ideologi atau prinsip perjuangan.

Melihat hal itu, Yusril mengusulkan untuk menyatukan partai-partai Islam dimulai dengan pembentukan koalisi partai sejak saat ini. Koalisi itu, kata dia, harus mendapat legitimasi undang-undang baik lewat UU Parpol maupun UU Pemilu.

"Partai-partai Islam bisa saja tampil dengan satu Partai Koalisi dalam Pemilu, katakanlah misalnya diberi nama Partai Koalisi Islam yang terdiri atas beberapa partai Islam peserta Pemilu. Tanda gambar Peserta Pemilunya terdiri atas beberapa partai Islam yang bergabung dalam koalisi itu," kata Yusril.

Sebelum ini ada pertemuan yang digelar pada Rabu (14/4) kemarin di Kantor DPP PKS.

Sekretaris Jenderal DPP PKS, Aboe Bakar Al-Habsyi menyatakan kemungkinan penjajakan untuk membentuk koalisi parpol Islam di Pilpres 2024 masih terbuka.

Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi turut menyatakan kemungkinan membentuk koalisi parpol Islam bersama PKS. PPP. Ia mengatakan pihak ga terbuka untuk berbicara dengan PKS tentang sistem kepemiluan agar membuat pesta demokrasi pada Pemilu 2024 menjadi enak dan lebih dinikmati semua pihak. n jk/rmc