SURABAYAPAGI,com, Jember - Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., Jum’at (8/6/2018), melantik pejabat dengan jabatan fungsional tertentu di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Ini menjadi momen pertama bagi pejabat fungsional menjalani pelantikan.
Sebanyak 117 pejabat fungsional itu menjalani prosesi sumpah jabatan di Pendapa Wahya Wibawagraha. Momen mereka disaksikan oleh pejabat struktural dan diliput banyak media.

Bupati Faida menjelaskan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini untuk tenaga fungsional tertentu. Mereka kebanyakan tenaga guru, tenaga pendidik, dan tenaga pelayanan kesehatan dan beberapa tenaga fungsional tertentu lainnya.

“Saya ucapkan selamat kepada semua yang dilantik pada hari ini, telah melakukan sumpah jabatan karena ini merupakan suatu keharusan,” kata bupati dalam sambutannya.

Menjadi suatu keharusan, lanjut bupati, seseorang yang menjalankan jabatan fungsional tidak kalah penting dengan tugas jabatan struktural. Hanya orang yang berilmu, beriman, dan memiliki kompetensi yang boleh menjalankan pelayanan fungsional tertentu.

Bupati pun berpesan aar jabatan yang diemban tidak untuk disalahgunakan. “Jaga nama baik sendiri, jaga nama baik keluarga. Niatkan segala yang dilakukan semata-mata karena Allah SWT,” pesan bupati.

Jabatan adalah amanat, yang merupakan suatu titipan, suatu waktu akan diambil. “Jadi gunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Selama memiliki kesempatan, berbuat baik dengan kewenangan yang diemban,” tutur Bupati.

Rahmat Dharmawan dari Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Holtikultura menjabat sebagai Penyuluh Pertanian Muda menjadi salah satu peserta yang dilantik.

Rahmat yang telah dilantik menyampaikan, setelah menjalani pajabat pelayan terhadap masyarakat tetap. “Jabatan apapun tetap melayani petani,” terangnya.

Terkait pelantikan di pendapa, Rahmat mengaku baru kali ini mengikuti pelantikan. “Selama saya menjadi penyuluh mulai tahun 2010, ini merupakan pertama kali untuk saya. Dulu awal kita (bekerja) tidak dilantik,” ungkapnya.

Ia mengaku terkesan dengan pelantikan di pndapa. “Kita dilantik di pendopo yang megah ini, dan merasa kita sama dengan pejabat pejabat yang lain,” tuturnya.

Rahmat berharap kedepan hal ini terus dilakukan. “Sehingga, yang di lapangan tidak minder, yang memang pejabat tapi tidak dirasa pejabat,” cetusnya.ndik