Imam Mustafah dan beberapa desainer lainnya dalam pagelaran Imuz Ready to Wear yang diadakan di Grand City Mall, Surabaya, Jumat (25/1). Foto: SP/Arlana

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Event fashion bagi kaum laki-laki pertama yang di gelar di Surabaya,Men’s Fashion Style (MFS) 2019 siap menyuguhkan rancangan terbaik dari 30 desainer handal.

Salah satu desainer yang memeriahkan MFS 2019 Imam Mustafah, menyuguhakan desain baju yang berbeda bagi kaum laki-laki. Menghadirkan Imuz Ready to Wear produk yang dikhususkan untuk Men’s Wear dengan konsep yang ringan, simple, unik dan berkelas.

Untuk karyanya ini Imam Mustafah memberi nama Faedah yaitu sebuah kata yang sering diucapkan untuk mendeskripsikan sesuatu yang indah atau sesuatu yang bermanfaat.

"Kali ini saya ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda, dengan menggubakan warna-warna yang tidak lazim, seperti pink,biru muda dan abu-abu muda, lalu diberi motif bunga-bunga yang diaplikasikan pada celana," Ujar Imam Mustafah.

Ia ingin koleksi Faedah ini menjadi sebuah tren para remaja, khususnya pria, agar lebih percaya diri dan tak takut tampil beda.

Selain Imam Mustafah ada beberapa desainer lain yang turut serta menyemarakkan MFS 2019. Menghadirkan busana formal dan non formal berbahan kain kain tenun, Yuyuk Nurmaisyah mengeluarkan koleksi pakaian pria berbahan tenun Jepara.

"Selama ini kebanyakan pakaian formal pria Indonesia masih menggunakan batik, kali ini saya mencoba membuat pakaian berbahan tenun yang bisa untuk formal dan non formal. Jadi ada juga jaket dari tenun yang bagus untuk jalan-jalan," Ujar Yayuk.

Yuyuk menggunakan warna-warna yang cenderung natural, seperti merah, kuning dan biru.Koleksinya dapat dipadukan dengan celana slim fit maupun jeans.

Men’s Fashion Style 2019 nantinya akan menyuguhkan sebuah event fashion pria yang berkualitas dengan mengusung tema, ’Cosmic Cosmo in Ethnic’. Dengan total 30 desainer terkenal yang akan memamerkan hasil karyanya, mulai tanggal 25-27 Januari 2019 di Grandcity Surabaya. iker