•   Jumat, 13 Desember 2019
Ekonomi NKRI

Menhub Ingin Pangkas Jumlah Pengemudi Ojol

( words)
pengemudi ojek online yang memarkirkan motornya dipinggir jalan kerap mengakibatkan kemacetan


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta –Semakin berkembanganya raid hailing di Indonesia semakin banyak pula jumlah ojek online (ojol).

Atas alasan itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan berkomunikasi dengan aplikator terkait semakin banyaknya pengemudi ojek online.

Ia mengkhawatirkan pertumbuhan pengemudi ojek online yang tak terkendali dapat merusak ekosistem bisnis tersebut.

“Saya akan koordinasi dengan (aplikator) untuk membatasi pertumbuhan (pengemudi ojek online). Katanya keseimbangan juga penting, kalau melebihi berakibat ganggu lalu lintas dan kurangi income para penarik ojol,” ujar Budi di kantornya, Jakarta, Selasa (12/11).

Disinggung mengenai pengemudi ojok online yang mangkal di pinggir jalan hingga menyebabkan kemacetan lalu lintas, Budi mengaku telah menugaskan anak buahnya untuk berkoordinasi dengan aplikator dan pemerintah daerah setempat.

Budi meminta pihak aplikator dan pemerintah daerah untuk dibangun shelter pemberhentian ojek online, agar pengemudi ojek online tidak ‘mangkal’ sembarangan lagi.

“Misal di (stasiun) Palmerah, saya minta bagaimana (pengemudi ojol) mengambil penumpang dimana, menunggu, mangkal mesti diawasi,” kata Budi.

Berita Populer