•   Minggu, 5 April 2020
Bisnis Makro

Merry dengan Mimpi Sejuta Dollar

( words)
Merry Riana. SP/GL


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Merry Riana merupakan seorang Pengusaha, Penulis dan juga Motivator. Ia yang begitu kuat melewati keprihatinan finansial hingga berusaha menciptakan perubahan hingga ia mencapai kesuksesan di usia 26 tahun. Wanita hebat kelahiran Jakarta, 29 Mei 1980 ini merupakan Anak pertama dari pasangan Ir. Suanto Sastrosaputro dan Lynda Sanian.

Pada Tahun 1998, setelah lulus dari SMA , Merry yang ingin melanjutkan studinya di Universitas Trisakti harus mengurungkan niatnya karena adanya kerusuhan besar di Jakarta. Karena kondisi yang tidak aman, ayahnya mengirim Merry untuk kuliah di Singapura.

Merry mulai kuliah di Nanyang Technological University dengan Jurusan Electrical and Electronics Engineering. Walau sempat gagal pada saat tes bahasa ingris karena kurangnya persiapan namun ia tetap berhasil masuk ke unversitas tersebut. Karena kekurangan biaya akhirnya Ia meminjam dana beasiswa dari Bank Pemerintah Singapura sebesar $40.000.

Dengan dana yang hanya sebesar itu, Ia menghitung bahwa dalam seminggu Ia hanya mengantungi uang sebesar $10. dengan uang tersebut ia harus menyiasati kebutuhan hariannya dan mengambil part time di beberapa pekerjaan.

Setelah memasuki tahun ke dua kuliah, Merry menyadari bahwa hidupnya tidak mengalami perubahan. Walaupun tanpa pengalaman dan keahlian ia mulai untuk belajar berbisnis dengan mengumpulkan berbagai informasi dari mengikuti seminar dan juga organisasi kemahasiswaan yang berhubungan dengan bisnis.

Ia menyadari untuk memenuhi impiannya yaitu sukses pada usia 30 tahun dengan pekerjaan biasa tidak cukup, Ia mencoba peruntungan di berbagai peluang bisnis mulai dari pembuatan skripsi, mencoba menanam saham, bisnis MLM namun semua berakhir dengan kegagalan bahkan pada saat Ia mencoba terjun ke multi level marketing Ia mendapat kerugian hingga $200 dan saat mencoba memutar unangnya di bisnis saham ia kehilangan uang hingga $10.000.

Merry kehilangan semua investasi dan Ia terpuruk, namun kemudian ia mencoba bangkit dan berusaha menjadi entrepreneur. Dan Ia memilih untuk menekuni industri pencanaan keuangan. Dibantu Alva Thjenderasa yaitu teman kuliah yang kini menjadi suaminya . mereka pun mulai menjalankan bisnis bersama. memulai karier dari sektor penjualan di bidang jasa sebagai penasehat keuangan.

Walau banyak mengalami kegagalan, ia memilih memfokuskan diri pada pengalaman serta pelajaran yang akan Ia dapatkan. Dengan tekad bulat, Merry bekerja selama 14 jam dalam sehari. Dengan usaha yang dilakukannya, Merry sukses sebagai sebagai Financial Consultant yang menjual produk keuangan dan perbankan. Dalam kariernya ia berhasil melunasi hutangnya yang sebesar S$40.000 .

Pada tahun pertama bekerja Ia mendapat penghasilan sebesar S$200.000 atau setara dengan 1,5 Milyar rupiah. Pada tahun 2003 ia mendapat penghargaan penasehat baru teratas.

Pada tahun 2004, dengan prestasi yang cemerlang ia dipromosikan menjadi Manager. Ia juga mulai mendirikan Merry Riana Organization dan MRO concultancy. Pada ulang tahun yang ke 30 Merry mendapatkan penghargaan sebagai Top Agency of the Year dan Top Rookie Agency.

Berita Populer