SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pagi yang dingin di surabaya membuat sebagian pengendara motor kurang konsentrasi dalam berkendara. Akibatnya, Ikhwan Setiya Amalianto,34, driver gojek yang tinggal di Jimbaran Kulon RT 4/RW 10, Wonoayu, Sidoarjo, mengalami kecelakaan dan tewas di Bundaran Waru, Selasa (17/10) dini hari.
Jenazah Ikhwan langsung dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soetomo untuk di visum. "Karena kurang hati-hati dan konsentrasi sehingga motor oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan," jelas Kanit Laka Sat Lantas Polrestabes Surabaya AKP Bayu Halim Nugroho. Lebih lanjut Bayu menjelaskan, bahwa korban mengalami kecelakaan tunggal. Meski di lapangan beredar menjadi korban tabrak lari.
"Kita masih dalami. Hasil olah TKP laka tunggal," pungkas Bayu lagi.
Informasinya, kemarin Ikhwan yang mengendarai Honda Revo W 4166 YW berangkat dari Sidoarjo menuju Surabaya untuk mencari orderan penumpang. Diduga masih mengantuk saat mengendarai motor, begitu sampai di Bundaran Waru tiba-tiba oleng ke kiri dan menghantam pembatas jalan.
Karena benturan yang cukup keras, Ikhwan langsung terpental dan kepala menghantam aspal hingga tewas di lokasi. Petugas Unit Laka langsung mengolah TKP dan memintakan visum jenazah Ikhwan ke RSUD dr Soetomo.
Kabar kematian Ikhwan yang merupakan driver gojek langsung menyebar cepat. Perwakilan dari satgas gojek lalu menghubungi keluarga Ikhwan yang ada di Sidoarjo. Sampai berita ini diturunkan, korban telah dibawa ke rumah sakit dr Soetomo. nt
Editor : Redaksi