SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Survey politik sangat terkait dengan metode agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Selama ini publik masih belum menaruh perhatian dan kritis terhadap metode survei politik. Hal tersebut dikatakan oleh Edy Marzuki, peneliti Surabaya Survey Center (SSC), kemarin.
“Masih sering kita cermati survey tidak diselenggarakan dengan prosedur dan metode yang sahih. Akibatnya, masih sering survey politik disalahgunakan dan memanipulasi data publik untuk kepentingan tertentu. Demikian pula terhadap publikasi dan liputan atas hasil survei, perlu pemahaman teknis terhadap metodologi agar hasil publikasi dapat dikontrol oleh semua pihak sehingga mampu menghasilkan data dan publikasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah” papar Edy.
Selain itu, pengamat politik asal Universitas Yudharta Pasuruan tersebut menambahkan bahwa, wartawan juga harus familiar dengan teknis survei politik. wartawan yang ingin memberitakan hasil survey wajib untuk mengetahui bagaimana meliput dan memberitakan hasil survey. Hal tersebut diperlukan agar kualitas pemberitaan terjaga dan tidak bias.
“Lembaga survey berharap, media memiliki kecermatan dalam mempublikasikan hasil survey guna menghadirkan informasi yang benar. Dengan demikian semua publikasi dan penyelenggaraan survei harus dilakukan dengan cermat dan melalui prosedur riset yang benar. Kita harus mendorong untuk menghadirkan lembaga survey politik yang profesional agar kepentingan publik terjaga dan bisa dicek apakah survey tersebut benar atau abal-abal” tegas Edy. ifw
Editor : Redaksi