Dua Wakil Ketua DPRD Kota Kediri Hambat Realisasi P-APBD 2017

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Realisasi Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Kota Kediri 2017 kembali terhambat. Sebelumnya terhambatnya anggaran tersebut juga sempat terjadi pada realisasi APBD 2016 lalu. Ironisnya yang menjadi penyebab molornya anggaran itu tetap pada dua Wakil Ketua DPRD Kota Kediri. Hingga saat ini dua wakil rakyat itu yakni Gus Oing Abdul Muid dari Partai PKB dan Wara Reny Pramana dari Partai PDIP tak kunjung menandatangi dokumen administrasi P-APBD. Disayangkan, terhambatnya realisasi anggaran itu justru keduanya tak memiliki alasan kuat dalam penundaan tanda tangan tersebut. Padahal penyerapan anggaran tahun ini tinggal dua bulan lagi. Informasi yang dihimpun, dalam proses P-APBD Kota Kediri 2017, pihak pemerintah daerah dan sejumlah anggota dewan sudah melakukan sesuai mekanisme. Bahkan dalam badan anggaran hingga seluruh fraksi juga sudah menyetujui P-APBD tersebut. Namun saat Paripurna di gedung dewan berlangsung September lalu, dua Wakil Ketua DPRD yakni Gus Muid dan Wara Reny justru tidak datang dan tak kunjung menandatangi dokumen P-APBD tersebut. Akibatnya pencairan anggaran itu molor hampir satu bulan di akhir Oktober. Reza Darmawan salah satu anggota DPRD mengatakan, jika dalam prosedur pengesahan PAK APBD tersebut sudah selesai dilakukan pembahasan baik melalui pemerintah daerah maupun DPRD. "Kita menyampaikan kepada seluruh pimpinan untuk segera menandatangani keputusan dari Paripurna tersebut. Memang hingga saat ini dua Wakil Ketua DPRD masih belum sempat untuk melakukan tanda tangan," ujar Reza. Diakuinya, akibat molornya PAK tahun ini kinerja eksekutif dalam kegiatan pelayanan masyarakat juga ikut berpengaruh. Pasalnya dalam sejumlah kebutuhan kerja juga tidak akan maksimal. Apalagi dalam PAK ini terdapat sejumlah proyek yang harus dilelang dan dikhawatirkan tidak dapat terealisasi karena waktu penyerapan yang mepet. Sementara itu, dikonfirmasi alasan apa yang menjadi penyebab penundaan tanda tangan P-APBD tersebut? Gus Muid Wakil Ketua DPRD Kota Kediri dari partai PKB justru menjawab singkat. "Lama nggak ke kantor, lusa mungkin," jawabnya singkat melalui ponselnya. Sedangkan, Wara Reny Pramana Wakil Ketua DPRD Kota Kediri dari partai PDIP saat dikonfirmasi melalui ponselnya terkait alasan tak kunjung melakukan tanda tanga belum menjawab. Can

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru