SURABAYAPAGI.com - Majalah Time mengungkapkan sejumlah nama yang menjadi kandidat menjadi Person of the Year 2017, pada Senin (4/12/2017).
Sejak 1927, majalah dari Amerika Serikat ini telah memberikan penghargaan Person of the Year, untuk individu atau kelompok yang paling berpengaruh selama setahun, pengaruh baik maupun buruk.
Dalam beberapa tahun terakhir, kandidat yang masuk dalam Person of the Year seperti Hillary Clinton, CEO Facebook Mark Zuckerberg, Presiden Rusia Vladimir Putin, Aktivis Black Lives Matter, Peneliti CRISPR, dan penyanyi Beyonce.
Tahun ini, sejumlah nama masuk dalam nominasi seperti Kim Jon Un, putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman, dan gerakan #MeToo yang ramai diperbincangkan di Twitter.
Berikut daftar lengkap nominasi Person of the Year 2017 versi majalah Time.
Jeff Bezos
CEO Amazon ini menjadi pria terkaya di dunia tahun ini dan terus melakukan ekspansi hingga bisnis retailnya hingga ke seluruh dunia.
The Dreamers
Dreamers, ribuan orang imigran yang tidak memiliki dokumen dibawa ke Amerika Serikat oleh orangtua mereka ketika mereka masih anak-anak.
Mereka harus menghadapi masa depan yang tidak pasti ketika pemerintahan Donald Trump menghentikan kebijakan era Obama.
Beberapa anggota partai demokrat mengancam untuk memaksa penghentian pemerintahan, jika status para Dreamers tidak terselesaikan.
Patty Jenkins
Sutradara film Wonder Woman ini berhasil ememcahkan sejumlah rekor box-office tahun ini. Dia menjadi perempuan pertama yang menyutradarai film dengan penghasilan lebih dari 100 juta dolar AS pada pemutaran pertama.
Kim Jon Un
Pemimpin Korea Utara ini telah memperbarui ancaman perang nuklir di benak orang Amerika, dengan meluncurkan uji coba misil balistik antarbenua dansaling bertukar ancaman dan penghinaan dengan Trump. Kim Jon Un mendapat julukan Manusia Roket dari Trump.
Colin Kaepernick
Mantan gelandang San Francisco ini melakukan demonstrasi nasional untuk melawan rasisme dan kebrutalan polisi dengan berlutut saat menyanyikan lagu kebangsaan.
Aksi protes itu terus meluas, membuat ratusan pemain National Football League (NFL) berlutut saat lagu kebangsaan mengumandang, sebagai kritik terhadap Trump.
Gerakan #MeToo
Gerakan tersebut bertujuan untuk melawan pelecehan seksual yang dimulai sejak tuduhan terhadap produser Harvey Weinstein dan puluhan orang lainnya di Hollywood, media, bisnis dan politik.
Robert Mueller
Mantan Direktur FBI Robert Mueller menjadi penasihat khusus untuk menyelidiki hubungan Trump ke Rusia.
Mueller telah mengajukan tuntutan terhadap empat orang, yang kemungkinan terlibat pada kampanye Trump dalam upaya Rusia untuk mempengaruhi pemilihan presiden AS 2016.
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman Putra mahkota berusia 32 tahun itu melakukan tindakan keras terhadap pengusaha dan anggota keluarga kerajaan yang dituduh melakukan korupsi. Aksinya untuk melakukan pembersihan tersebut dilihat banyak orang sebagai langkah untuk memperkuat kekuasaan.
Donald Trump
Trump telah menyabet gelar Person of teh Year pada tahun lalu. Di tahun pertamanya menjabat presiden, Trump membongkar beberapa kebijakan era Obama seperti kesehatan, lingkungan, dan perpajakan.
Dia juga terus memicu permusuhan dan kontroversi dengan umpannya di Twitter yang ditulis tanpa filter.
Xi Jinping
Presiden China diberi masa jabatan lima tahunnya yang kedua. Namanya juga ditulis dalam konstitusi Partai Komunis, sehingga menguatkannya sebagai pemimpin negara paling berkuasa dalam beberapa dekade terakhir.
Person of the Year 2017 akan diumumkan pada Rabu (6/12/2017) pagi waktu setempat.
Editor : Redaksi