SURABAYAPAGI.COM, Situbondo –Kamis (21/11) dini hari, ledakan terjadi di rumah salah seorang warga di desa Landing, kecamatan Kapongan. Ledakan bukan dikarenakan bom, melainkan dari petasan.
Diketahui petasan yang meledak merupakan petasan rakitan Sunanto sendiri, akibat ledakan petasan itu pria berusia 29 tahun itu tewas.
Sunanto ditemukan tergeletak di bagian dapur rumahnya di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan. Selain isi perutnya terburai, kedua paha pria ini juga remuk dan wajah lebam. Mayat korban langsung dilarikan ke RSUD Situbondo untuk kepentingan penyelidikan.
"Korban terkena ledakan petasan yang dibuat sendiri. Indikasinya jelas, sesaat setelah kejadian bau mesiu menyengat. Selain itu, di sekitar korban ditemukan banyak bahan membuat petasan. Sebagian dapurnya juga rusak," kata Kapolsek Kapongan, Iptu H Nanang Priyambodo, Kamis (21/9/2019).
Dari keterangan yang diperoleh, ledakan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Suara ledakan yang cukup keras membuat warga sekitar berdatangan ke area kejadian. Namun, warga setempat kesulitan masuk karena semua pintu rumah dalam keadaan terkunci.
Oleh karena itu, salah seorang warga berinisiatif menerobos masuk melalui pintu belakang. Setelah berhasil masuk, warga menemukan Sunanto telah tewas dengan kondisi yang mengenaskan.
Mengetahui hal tersebut, warga langsung melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa dan dilanjutkan ke pihak kepolisian.
Dari lokasi kejadian, polisi menemukan banyak bahan membuat petasan. Baik berupa selongsong petasan, serbuk, dan berbagai alat lainnya. Termasuk sejumlah petasan sudah jadi, yang ditemukan bergelantungan dalam rumah Sunanto. Berbagai temuan itu langsung diamankan sebagai barang bukti.
Selain bekerja sebagai montir di sebuah bengkel dan tukang las, selama ini korban juga dikenal memiliki keahlian membuat petasan. Sunanto kabarnya sering menerima pesanan membuat petasan. Termasuk untuk acara hajatan warga.
"Kalau yang meledak ini, informasi sementara untuk persiapan acara hajatan keluarganya sendiri. Mau ada acara mantenan. Tapi semua masih kami selidiki," papar mantan Paur Humas Polres Situbondo tersebut.
Editor : Redaksi