Lala Mobile Bantu Bumil Dapat Pelayananan ANC

surabayapagi.com
Petugas Puskesmas Laren saat memeriksa ibu hamil (Bumil) dengan jemput bola ke Desa-Desa. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Ada saja inovasi dilakukan oleh Puskesmas Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan untuk tetap secara prima dalam memberikan layanan kesehatan  kepada ibu bumil (Bumil) di tengah pandemi covid-19, salah satunya dengan jemput bola Layanan Laboratorium (Lala) Mobile.

Layanan Laboratorium (Lala) Mobile untuk mendekatkan ANC Terpadu kepada ibu hamil tersebut, seperti disampaikan oleh Kepala UPT Puskesmas Laren dr. Istiqomah sangat membantu ibu hamil yang enggan datang ke Puskesmas karena masih pandemi covid.

Baca juga: Sepanjang Tahun 2025, KPAI Sebut Perundungan di Sekolah  Tembus 37,5 Persen

"Layanan ANC Terpadu sangatlah penting bagi ibu hamil, karena merupakan pelayanan terpadu, dengan program lain yang memerlukan intervensi selama kehamilan. Sehingga ibu hamil mampu menjalani kehamilan dengan sehat, bersalin dengan selamat dan melahirkan bayi yang sehat," terangnya.

Selama ini kunjungan ANC Terpadu ibu hamil di Puskesmas Laren masih rendah, hal tersebut karena infrastruktur yang kurang mendukung mobilisasi menuju Puskesmas.

Dijelaskan olehnya, melalui Lala Mobile ibu hamil tidak perlu jauh-jauh datang ke Puskesmas Laren untuk melakukan ANC Terpadu. Namun tim Puskesmas Laren yang datang melayani ibu hamil.

Baca juga: Dua Kali Berkirim Surat ke Pol PP Tak Ditanggapi,  LBH Pilar Kasih Keadilan Siapkan Gugatan

"Dari 20 desa, Kami mendatangi 4 titik desa agar semakin terjangkau. Kami juga bekerjasama dengan Kepala Desa untuk memanfaatkan Mobil Sehat untuk menjemput ibu hamil secara gratis,” jelas Istiqomah.

Diharapkan, melalui Lala Mobile pelayanan ANC Terpadu menjadi lebih mudah dan cepat, kunjungan ANC ibu hamil meningkat sehingga risiko tinggi pada ibu hamil dapat terdeteksi sejak dini.

Baca juga: Gen Z Warnai Kepengurusan DPC PDI Perjuangan Lamongan

Pemeriksaan ANC Terpadu beberapa diantaranya adalah timbang berat badan, pemeriksaan tekanan darah secara rutin, pemeriksaan terhadap janin dan denyut nadi janin, pengukuran status gizi untuk mencegah dampak buruk pada kelahiran bayi, penentuan usia kehamilan, pemberian tablet zat besi serta konseling terkait kehamilan, persiapan pemberian asi eksklusif, dan KB pasca persalinan.

Dia menjelaskan ANC yang baik adalah yang dilakukan minimal empat kali selama kehamilan. Yakni satu kali pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua dan dua kali di trimester ketiga. jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru