SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Paparan medan elektromagnetik (EMF) untuk waktu yang relatif singkat mengurangi gula darah dalam tubuh sekaligus dapat menormalkan respons tubuh terhadap insulin.
Efeknya tahan lama dan membuka kemungkinan terapi EMF ini dapat diterapkan untuk mengelola diabetes sepanjang hari," kata salah satu peneliti, Calvin Carter dari University of Iowa, Amerika Serikat, seperti dilansir Sciencedaily, Rabu lalu.
Baca juga: Tangani 70 Kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pola Hidup Sehat Lewat 3M Plus
EMF atau Electromagnetic Field masuk kategori radiasi yang berasal dari handphone, wifi, komputer, dan sejenisnya. Menurut Natural Health Practitioner, Former Planning and Logistic Director Unilever Indonesia, Mathias M. Kasih, paparan EMF dipengaruhi 3J, yaitu jarak/jauh, jejak/intensitas, dan jangka waktu/durasi.
Hal yang harus dijaga dari pengaruh EMF adalah penggunaan handphone sejak dini pada anak-anak di rumah, serta di manapun dia berada.
Inovasi ini terbit pertama kali di jurnal Cell Metabolism, pada Selasa, 6 Oktober 2020. Menurut para peneliti, terapi EMF dapat mengubah keseimbangan oksidan dan antioksidan dalam hati, sehingga meningkatkan respons tubuh terhadap insulin.
Baca juga: Tekan Penyebaran Wabah DBD, Pemkab Bangkalan Gencar Berantas Sarang Nyamuk
Adapun efek paparan EMF sendiri dalam kerjanya dimediasi oleh molekul reaktif kecil yang berfungsi layalnya antena magnet.
Rekan Carter, Sunny Huang menjelaskan inovasi ini pertama kali ditemukan secara tidak sengaja. Mulanya, karena tertarik dengan metabolisme dan diabetes, ia merasa perlu berlatih untuk mengambil darah tikus dan mengukur kadar gula darahnya.
Baca juga: Antisipasi Penyebaran Wabah PMK, Pemkab Madiun Gercep Periksa Kesehatan Ternak
Mengetahui hal itu, Carter lantas meminjamkan beberapa sampel tikus yang genetiknya sudah dimodifikasi agar menderita diabetes, dan sebelumnya digunakan untuk mengetahui efek EMF pada otak dan perilaku hewan.
"Sangat aneh. Biasanya hewan ini memiliki gula darah tinggi dan diabetes tipe 2. Tetapi semua hewan yang terpapar EMF menunjukkan kadar gula darahnya normal. Saya lalu memberi tahu Carter, 'Ada sesuatu yang aneh terjadi di sini," imbuh Huang. n rtr/rmc
Editor : Redaksi