Anak Yatim Karena Covid-19 dapat Jamsos

surabayapagi.com
Wakil Bupati Bangkalan Mohni.

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Sejak pandemi melanda lebih dari 1,5 tahun, banyak anak menjadi yatim, piatu atau yatim-piatu karena orang tuanya meninggal karena covid-19. pemerintah kabupaten (Pemkab) Bangkalan menyiapkan program jaminan bagi anak yatim yang orang tuanya meninggal dunia karena covid-19.

Wakil Bupati Bangkalan Mohni menyampaikan bahwa prioritas anak yang berhak mendapatkan bantuan tersebut adalah anak yang kurang mampu dan kedua orang tuanya meninggal karena Covid-19.

Baca juga: Pemkab Bangkalan Sediakan Akses Beasiswa, Dorong Generasi Baru Petani Muda

"Bantuannya beragam, bergantung kebutuhan dan perlu adanya kesepakatan dari pihak keluarga untuk menerima bantuan tersebut," ujar Wabup Mohni kepada wartawan setelah rapat koordinasi di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan, Selasa (24/8/2021).

Pada kesempatan itu, dirinya tidak menjelaskan besaran bantuan yang akan diberikan. Namun, diakuinya bantuan akan diberikan sesuai kebutuhan penerima. "Kalau bantuan untuk mendapatkan pekerjaan itu tidak bisa kami pastikan. Lebih ke bantuan untuk memiliki hak hidup," ujarnya.

Baca juga: Tekan Penyebaran Wabah DBD, Pemkab Bangkalan Gencar Berantas Sarang Nyamuk

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan Sudiyo menyampaikan bahwa ada 761 pasangan yang meninggal karena Covid-19 sejak tahun 2020.

"Untuk datanya akan kami serahkan ke dinas sosial, sisanya nanti pihak dinsos yang akan menyortir penerima sesuai kriteria yang telah ditetapkan," pungkasnya. 

Baca juga: Lewat Program Bus Gratis, Pemkab Bangkalan Komitmen Tingkatkan Layanan Transportasi Pelajar

 

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru