SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) ke-17 tahun ini digelar di Universitas Negeri Padang, Kota Padang, Sumatra Barat, Kamis (17/11/2022) hingga Sabtu (26/11/2022).
Adapun kegiatan dibuka oleh Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim. Sebanyak 14 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam ajang tersebut.
Tema POMNAS tahun ini adalah “Wujudkan Talenta Mahasiswa Unggul menuju Indonesia Emas”. Sementara moto yang diusung adalah "Hebat, Bersahabat, Terhormat". Peserta kegiatan ini adalah utusan dari 34 Pengurus Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi)seluruh Indonesia.
Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Jawa Timur Dr Mu'arifin MPd mengatakan, Kontingen Jawa Timur mengirimkan sebanyak 200 atlet untuk mengikuti Pomnas.
" 200 Atlet itu terdiri dari 105 atlet putra dan 95 atlet putri yang berasal dari seluruh perguruan tinggi di Jatim," ujarnya.
Para atlet Jatim yang dikirim ke Padang merupakan para pemenang di POM Jatim yang diadakan pada Maret 2022 lalu di Kota Malang. Saat itu dipertandingkan 14 cabor dengan lokasi lomba di beberapa perguruan tinggi di Kota Malang.
Dari 200 atlet, sebanyak 41 atlet merupakan mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM). Jumlah ini terbanyak dibanding dengan PT lainnya. Selain itu, BAPOMI juga mengirimkan 39 manager/official/ pelatih untuk ikut serta mendampingi para atlet saat berlaga.
Dalam kesempatan tersebut, ia mungungkapkan untuk pembiayaan pembiayaan kontingen seperti atlet, pelatih, official atau manager berasal dari masing-masing perguruan tinggi. Sementara pelatih yang berasal dari KONI, sebagian pembiayaan berasal dari KONI.
Dosen UM ini menyatakan sebelumnya Bapomi Jatim telah mengajukan dana pada Pemprov Jatim. Namun, hingga saat pelepasan kontingen, belum ada respons.
Pertandingan tersebut dinilai akan berjalan dengan menarik dan sengit lantaran rata-rata atlet yang diturunkan masih baru pertama kali mengikuti Pomnas.
Sebagai informasi, penyelenggaraan POMNAS pertama berlangsung di Yogyakarta pada tahun 1990 dan selanjutnya secara bergiliran dilaksanakan di berbagai provinsi di Indonesia. sb
Editor : Redaksi