Ahli : Tips Jaga Imun Selama Libur Akhir Tahun

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane mengingatkan masyarakat agar terus menjaga imunitas selama libur akhir tahun guna mengurangi risiko tertular penyakit. Terlebih, bulan Desember-Januari masih masuk musim hujan.

"Mengingat saat musim hujan terdapat potensi peningkatan penyakit seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan diare, maka menjaga imunitas atau daya tahan tubuh menjadi hal yang sangat penting," katanya.

Baca juga: Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu menyebut, salah satu upaya menjaga imunitas adalah dengan mengatur pola istirahat. Cukup tidur dan istirahat merupakan kunci utama dalam menjaga daya tahan tubuh.

"Selain itu juga perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang serta perbanyak porsi sayur dan buah," katanya.

Masyarakat juga perlu banyak mengonsumsi air putih. Ini penting untuk memenuhi kebutuhan cairan.

"Pada musim hujan biasanya orang malas minum air putih, saat cuaca dingin orang terkadang jarang merasa haus," katanya.

Baca juga: Pemkab Lumajang Sediakan Rumah Singgah Gratis Bagi Pasien Rujukan ke Surabaya

Masdalina menyebut bahwa untuk menjaga daya tahan tubuh, masyarakat juga perlu beraktivitas fisik dan berolahraga secara rutin guna mendukung daya tahan tubuh yang optimal. Selain itu, masyarakat juga perlu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat selama momentum libur akhir tahun.

"Protokol kesehatan harus tetap berjalan, mengingat saat ini masih masa pandemi Covid-19 sehingga masih terdapat potensi penularan Covid-19," katanya.

Masdalina juga mengingatkan bahwa Covid-19 belum berakhir sehingga masyarakat tidak boleh abai dan tidak boleh lengah. Terlebih lagi subvarian-subvarian baru masih bermunculan.

Baca juga: Vaksinasi Haji di Surabaya Capai 98 Persen, Ditarget Tuntas Sebelum Keberangkatan ke Tanah Suci

"Salah satunya subvarian omicron BN.1, sehingga masyarakat harus tetap memperkuat penerapan protokol kesehatan guna mencegah risiko penularan," katanya.

Masdalina menjelaskan bahwa penyebaran subvarian omicron BN.1 perlu diantisipasi, terutama menjelang libur akhir tahun. Menurut dia, penerapan protokol kesehatan ditambah dengan vaksinasi Covid-19 mulai dari dosis pertama hingga dosis penguat merupakan kunci utama untuk menekan kasus Covid-19, termasuk subvarian BN.1.hlt/apt

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru