Pedagang Sayur Tewas Tertabrak KA di Ngawi

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Ngawi – Seorang wanita pedagang sayur di Ngawi, Jawa Timur, tewas tertabrak kereta api Sancaka jurusan Yogyakarta-Surabaya pada Kamis (15/2/2024). Korban yang mengendarai sepeda motor itu sempat terseret sejauh 500 meter.

Kecelakaan terjadi di perlintasan ganda kereta api tanpa palang pintu di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Korban, Sri Wahyuni (41), warga setempat, diduga tidak melihat ada kereta api yang melintas.

Baca juga: Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Menurut saksi mata, sebelum kecelakaan, warga sekitar sempat meneriaki korban bahwa ada kereta api yang akan melintas. Namun, korban justru menoleh ke arah sebaliknya, sehingga tertabrak kereta api Sancaka dari arah Yogyakarta.

“Korban terseret sejauh 500 meter, sedangkan sepeda motornya ditemukan warga sekitar 1 kilometer lebih dari lokasi kejadian,” kata AKP Juwahir, Kapolsek Kedunggalar.

Baca juga: Penjualan Seragam di Pasar Ngawi Menurun Jelang Tahun Ajaran Baru

Jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soeroto Ngawi. Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melintasi rel kereta api, terutama di perlintasan tanpa palang pintu.

Sebelumnya diberitakan, Wanita 41 taahun warga Desa Wonokerto Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi, Jawa Timur meninggal dunia tertabrak KA Sancaka relasi Yogyakarta Surabaya di perlintasans tak terjaga di desa setempat, Kamis (15/02/2024) pukul 08.15 WIB. 

Baca juga: Tekan Pengangguran, Pemkab Dorong Pertumbuhan Baru Industri di Ngawi

Wanita itu adalah Sri Wahyuni, dia menggunakan sepeda motor Suzuki smash nopol B 4862 RI. Saat kejadian, dia menyeberangi jalan perlintasan langsung (JPL) 32 KM 198+200 antara Stasiun Kedunggalar dan Stasiun Ngawi. 

“Nah, pengendara motor ini menemper KA Sancaka, dan kemudian KA Sancaka berhenti luar biasa di KM 198+700 untuk pengecekan rangkaian,” kata Manajer Humas PT KAI Kuswardoyo. Ng-01/ham

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru