Tekan Angka Kemiskinan Tinggi

Pemkab Banyuwangi Perbanyak Penerima Bantuan Usaha Mikro RTM

surabayapagi.com
Bupati Ipuk kunjungi pelaku usaha Program Kanggor Riko, salah satu program bantuan penguatan ekonomi bagi rumah tangga miskin (RTM). SP/ BYW

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani tengah gencar-gencarnya menggulirkan berbagai program pemberdayaan dengan memperbanyak penerima bantuan penguatan ekonomi bagi rumah tangga miskin (RTM), guna meningkatkan pendapatan para pelaku usaha mikro.

Program tersebut di antaranya seperti program Kanggo Riko, yang merupakan pemberian bantuan alat usaha kepada pelaku usaha mikro. Dimana setiap penerima bantuan mendapatkan Rp 2,5 juta sesuai kebutuhan usahanya, untuk mengembangkan usaha rumahan dan nantinya secara otomatis dapat meningkatkan pendapatan harian mereka.

Baca juga: Per Tahun 2026, Lamongan Targetkan Penurunan Angka Kemiskinan 11,95 Persen

Salah satu penerima bantuan tersebut adalah Milawati. Perempuan yang tinggal di Dusun Tempurejo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran Banyuwangi, ini penjaja cilok keliling bersama suaminya.

"Awalnya saya dan suami jualan tahu dan tempe keliling. Namun hasilnya tidak terlalu baik, kalau boleh dibilang tidak berhasil. Akhirnya ada orang baik yang kasih ide disuruh jualan cilok sambil saya dipinjami rombong," tutur Milawati, Jumat (06/09/2024).

Baca juga: Jelang Nataru 2025/2026, Okupansi Pendakian Gunung Raung Turun 50 Persen

Sebagai informasi, program Kanggo Riko yang telah dirintis sejak 2018 ini sudah dinikmati 6.898 KK. Khusus tahun ini, ditargetkan 1.890 penerima Kanggo Riko. Program ini merupakan salah satu dari berbagai program upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi.

"Ini satu dari berbagai program upaya pengentasan kemiskinan. Untuk program ini, prioritasnya diperuntukkan bagi ibu-ibu hebat yang menjadi tulang punggung keluarga," kata Ipuk.

Baca juga: Pulau Merah, Ikon Wisata Banyuwangi yang Tawarkan Pesona Alam, Budaya, dan Keindahan Sunset

Selain Kanggo Riko, sejak 2021 Bupati Ipuk juga menggagas program Warung Naik Kelas (Wenak). Program pemberian bantuan alat usaha tersebut telah disalurkan pada 1.364 pelaku usaha mikro yang masuk dalam data keluarga kurang mampu, dengan mendapatkan bantuan modal usaha senilai Rp 1 juta per orang. by-02/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru