Diterjang Banjir dan Longsor, 99 Makam di Madiun Terpaksa Direlokasi

surabayapagi.com
Relokasi 99 makam di TPU Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Hujan deras yang menerjang kelurahan Krajan Kecamatan Mejayan Madiun mengakibatkan banjir dan longsor sehingga warga setempat terpaksa merelokasi (memindahkan) sebanyak 99 makam warga, lantaran 18 jenazah di makam tersebut sudah hanyut terlebih dahulu.

Kepala Kelurahan Krajan, Fuhham Rosihul Ilmi mengungkap, pada proses pemindahan 99 jenazah makam, kata Ilmi, berlangsung dua hari berturut-turut yakni Sabtu dan Minggu (08-09/02/2025). Usai relokasi massal jenazah makam selama dua hari hari ini Senin (10/05/2025) dilakukan pemasangan batu nisan.

Baca juga: Heboh! Diduga Lakukan Kekerasan Fisik ke Siswa, Pelatih Basket di Sekolah Surabaya Harus 'Dipecat'

"Untuk relokasi makam alhamdulillah sudah selesai. Pemindahan lantaran menindak lanjuti ada 18 jenazah makam yang hanyut diterjang banjir dan longsor beberapa waktu lalu," ujar Fuhham Rosihul Ilmi, Selasa (11/02/2025).

Tak hanya itu, beberapa mobil ambulans disiapkan untuk membawa jenazah yang dimasukkan dalam peti baru ke lokasi makam baru, yakni yang semula di belakang Koramil Mejayan, kini tempat baru di selatan stasiun Caruban berjarak sekitar dua kilometer. 

Baca juga: Diterjang Material Longsor saat Hujan Deras, Jalur Wisata Bromo via Malang Ditutup Total

"Jarak sekitar 2 Km dari makam lama dan saat ini yang baru di selatan stasiun Caruban," jelas Ilmi.

Sedangkan agenda relokasi makam merupakan gagasan Pemkab Madiun melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Madiun setelah hasil musyawarah antara ahli waris makam dan pihak pemerintah daerah. Langkah ini diambil untuk menghindari potensi bahaya lebih lanjut di masa depan dan memastikan keselamatan di area pemakaman tersebut.

Baca juga: Rumah Warga di Bojonegoro Rusak Diterjang Banjir Bandang dan Angin Kencang

Diketahui sebelumnya, banjir dan tanah longsor yang terjadi di Madiun pada Selasa (29/01/2025) malam, menyebabkan jenazah di makam Desa/Kecamatan Mejayan, hanyut. Banjir yang dipicu hujan deras mengakibatkan makam yang terletak di pinggir sungai tergerus dan longsor. md-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru