Haul ke-48 Mbah Rahmat Syamsudin, Pemdes Tenggulunan Gelar Pengajian Umum

surabayapagi.com
Pengajian Akbar dalam rangka Tasyakuran bersih desa atau haul di halaman depan makam Mbah Rahmat Syamsudin atau sesepuh Desa Tenggulunan Tahun 1446 H/2025 M. SP/ HIKMAH

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Di halaman depan makam Mbah Rahmat Syamsudin atau sesepuh Desa Tenggulunan Tahun 1446 H/2025 M dipenuhi masyarakat dan Segenap Pemerintah Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (16/02/2025).

Berkumpulnya warga untuk mengikuti Pengajian Akbar dalam rangka Tasyakuran bersih desa atau haul yang biasa disebut ruwatan/ sedekah bumi dan Tahun Baru islam dengan tujuan untuk mendoakan dan napak tilas asal muasal desa yang telah diperjuangkan para Alim Ulama serta sesepuh, Leluhur Desa Tenggulunan, yang menjadi rutinitas setiap tahun.

Baca juga: Sedekah Bumi, Pemdes Pilang Gelar Pengajian Umum di Masjid Baitul Mutaqiin

Dalam Acara Pengajian Akbar yang digelar desa  Tenggulunan Kecamatan  Candi dihadiri  camat Candi, Polsek Candi, Koramil Candi, Tokoh Agama, BPD, LPMD, Tokoh masyarakat , RT, RW, Tm PKK desa, karang taruna, Masyarakat desa  Tenggulunan dan  Ustadzah Nyai Umi Kharisma Yogi Noviana dari Madiun

Kepala Desa  Akhmad Idom Maun   dalam sambutannya mengucapkan  terimakasih atas semua pihak yang telah membantu mensukseskan jalannya kegiatan Bersih desa dan tahun baru islam 

“Jika kegiatan ini belum maksimal , saya dan pemdes  Tenggulunan  meminta maaf atas semuanya, dan juga kami ucapkan banyak  banyak terima kasih atas dukungan,dan kehadiran tamu undangan,” ucapnya

Baca juga: Lestarikan Sedekah Bumi, Warga Bogempinggir Gelar Ritual Larung Sesaji

Kades Akhmad Idom Maun berharap dengan masa kepemimpinannya tidak ada kendala dan Warga Desa Tenggulunan tetap selalu menjaga situasi kondusif.

“Saya berharap untuk terus menjaga kerukunan dan mempererat persaudaraan antar warga, dengan pengajian ini mudah - mudahan kita semua mendapat syafaat, ridho allah, dan kita dijauhkan dari balak, pagebluk, juga diberikan rizki yang barokah," imbuhnya.

Baca juga: Dialog Interaktif Pencegahan Diinformasi Pilkades 2026 Bersama Wakil Ketua DPRD Sidoarjo

Lebih lanjut, pada kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Tausiyah yang diberikan oleh  penceramah Ustadzah Nyai Umi Kharisma Yogi Noviana dari Madiun

Pesan moral  yang disampaikan dalam tausiyahnya untuk tidak melupakan asalnya yaitu ajaran Nabi Muhammad SAW dan perjuangan para sesepuh yang telah mendahului kita semua, doa kita lantunkan untuk mendoakan leluhur, dan mendapatkan ridho dari allah dan mendapat keberkahan rizki yang melimpah, dan selalu hidup rukun, gotong royong, saling menjaga kebersamaan, dimudahkan, kelancaran rezeki tetap rukun jangan ada fitnah karena bisa memecahkan kerukunan.dan juga banyak membaca sholawat nabi. man/Hik

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru